Rabu, 23 Oktober 2019

Elisa Siriparang, Kadiskoperindag Mentawai bersama anak anak pengungsi Politcoman

SASARAINAFM, TUAPEJAT  - Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran Pemkab Mentawai, khususnya  PNS yang melaksanakan tugas di Tuapeijat saling bantu mengumpulkan pakaian layak pakai, seragam sekolah, sepatu dan perlengkapan sekolah lainnya untuk membantu anak-anak pengungsi 
warga dusun Pulitcoman, desa Sigapokna yang saat ini berada di Tuapeijat.

Mala (36), salah seorang ASN pada dinas koperindag di Tuapeijat menyatakan rasa prihatinnya terhadap masalah yang terjadi di Politcoman itu, sehingga berdampak pada anak anak yang masih dibawah umur.

"Kita sangat kasihan melihat mereka yang mengungsi yang berdampak pada anak kecil yang belum tau apa-apa, kemudian mereka terlantar tidak sekolah, untuk itu kita bersama teman-teman sekantor memberikan bantuan berupa baju seragam sekolah dan sepatu dan OPD lain juga memberikan sumbangan, " kata Mala, Rabu (23/10).
Menurut Mala anak-anak tak berdosa itu tidak sepantasnya mendapatkan perlakuan seperti itu, tetapi apa boleh buat, mereka yang masih lugu dan polos itu terpaksa terkena imbas dari tudingan santet yang belum tentu kebenarannya itu.

"Pas kita kasih baju sekolah, mereka tersenyum dan bertanya "Besok kami sudah bisa sekolah bu" pertanyaan itu sontak membuat saya sedih sekali, ya begitulah anak-anak mereka masih sangat polos," imbuhnya.

Sementara itu Sekda Mentawai Martinus Dahlan kepada wartawan menyebutkan bahwa pihaknya telah meminta Dinas pendidikan untuk membantu memberikan tempat di sekolah dasar, sehingga 10 orang anak-anak tersebut bisa sekolah dan tidak terlantar. (Red)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK