Our social:
Photobucket
Loading...
LPPL Radio Sasaraina Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatera Barat │Media Informasi dan Edukasi Masyarakat Mentawai │Jl. Raya Tuapeijat KM.2 Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai │Interaktif +62 82390747044 │Whatsapp +628116642768 │e-mail : sasarainaradiofm@gmail.com │website : www.sasarainafm.com │Matikan player audio streaming disamping, bila Anda ingin mendengar dan melihat live video streaming │

Berita Terbaru

Gelar Jumpa Pers, Wabup Mentawai Sampaikan Ini.

Wabup Mentawai Kortanius Sabeleake pada jumpa pers di Tuapeijat, Minggu (29/3-2020)
SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT-Pemerintah Kabupaten Mentawai bakal lakukan penutupan seluruh akses keluar dan masuk Mentawai baik melalui laut, dan udara demi mencegah meluasnya dampak penularan virus corona (Covid) 19.

Penutupan akses ke Kabupaten berjuluk " Bumi Sikerei" ini akan diberlakukan mulai Selasa  (31/3/2020), seperti disebutkan Wakil Bupati Mentawai Kortanius Sabeleake pada jumpa pers di Tuapeijat, Minggu (29/3-2020).

Kortanius mengatakan, Pemerintah Mentawai  tidak mengizinkan armada penerbangan perintis, kapal penumpang, kapal wisata, kapal penyeberangan, kapal perintis, speed boat dan kapal jenis apapun,  untuk membawa penumpang dari bandar udara maupun pelabuhan dari wilayah pesisir Sumbar ataupun dari wilayah lainnya masuk ke Mentawai hingga ada pemberitahuan lebih lanjut dari Pemda Mentawai.

Meski demikian, kapal hanya bisa membawa bahan kebutuhan pokok, BBM, atau logistik untuk penanganan dan pencegahan Covid 19.

Tim gugus tugas, kata Korta  akan mengawasi semua kapal, ABK, dan barang yang masuk akan disemprot dari pelabuhan di Padang dan ketika tiba di Mentawai, serta petugas kapal tidak diperbolehkan turun lalu lalang ke daratan.

Sementara itu, kapal antar pulau milik Pemda Mentawai mulai Kamis (2/4/2020) hanya akan berlayar sekali seminggu untuk tiga rute dari ujung utara, tengah, dan selatan kepulauan Mentawai.

"Kapal antar pulau kita perketat dan hanya beroperasi sekali seminggu.
Kami imbau bagi masyarakat, jika tidak ada urusan yang terlalu penting, tidak usah berangkat karena jadwal kapal dan penumpang dibatasi dan jarak antar penumpang juga dijaga,"imbau Kortanius Sabeleake.

Lebih lanjut ia mengajak warga untuk melakukan isolasi diri secara mandiri di rumah, tetap jaga jarak, kebersihan, dan kesehatan.

"Tokoh masyarakat, kepala desa dan dusun pantau semua warga yang masuk atau pulang kampung ke Mentawai agar dilaporkan ke petugas kesehatan untuk memantau kondisi kesehatannya juga dilakukan penyemprotan disinfektan secara mandiri," imbaunya.

Hal tersebut dikatakan karena eksodus warga yang mudik ke kampung halaman.

Korta menekankan agar masyarakat jangan panik, tetap waspada, disiplin
cuci tangan pakai sabun, jujur saat dicek petugas kesehatan, dan mengikuti perkembangan informasi terkait virus Corona.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak menggelar kegiatan yang mengumpulkan banyak orang, berpikiran terbuka dan tidak menganggap sepele, menahan diri untuk keluar, dan mengikuti imbauan Pemerintah.

Korta menyatakan bahwa posko BPBD penanganan virus Corona ini siap 24 jam dan jika ada permintaan organisasi massa untuk penyemprotan disinfektan bisa disampaikan dan akan  disediakan bahan materialnya untuk penyemprotan mandiri.

Ia juga berharap kepada penyelenggara radio agar bisa mensosialisasikan pandemi covid-19 dengan bahasa yang mudah dipahami masyarakat pelosok.(KS)

15 Warga Kepulauan Mentawai Masuk Dalam Daftar ODP Covid 19.

Bersatu melawan Covid 19 (foto:internet)
SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT  - Dinas Kesehatan Mentawai sebutkan sampai Jumat (27/3) sudah ada 15 orang di Kepulauan Mentawai yang masuk dalam ODP (Orang Dalam Pemantauan) Covid-19

"15 ODP tersebut terjaring dari 311 pelaku perjalanan dari daerah terjangkit," Kata Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin Siregar, di Tuapeijat  Sabtu (28/3/2020).

Lahmuddin menyebutkan akan melihat perkembangan selanjutnya  jika nantinya ditemukan Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang harus segera dirujuk, pihaknya segera melakukan rujukan ke Padang  dengan menggunakan kapal Pemda.

Mengantisipasi semakin bertambahnya dan mencegah penyebaran virus Corona ini, kata Lahmuddin  Pemerintah  Mentawai bersama stakeholder terkait akan memberlakukan karantina lokal dengan membatasi kedatangan dan kepergian warga melalui moda transportasi laut, baik kapal antar pulau, Mentawai fast, maupun ASDP.
(KS)

Cegah Penyebaran Covid 19, Pemda Mentawai Berencana lakukan Lokal Karantina

Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet saat gelar pertemuan dengan para OPD
SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT  - Pemerintah  Mentawai, akan lakukan lokal karantina di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai termasuk kapal tidak diperkenankan masuk sementara waktu, kecuali kapal barang.

Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet mengatakan pihak Pemerintah melakukan hal ini guna menjaga dan menghindari penyebaran Covid 19 di wilayah Kepulauan Mentawai, terlebih dengan telah adanya warga  Sumatera Barat yang terpapar Covid 19.

"Kapal Mentawai Fast untuk sementara akan berhentikan operasiannya, dan direncanakan terakhir berlayar hari Senin 30 Maret 2020, dan terhitung mulai Selasa 31 Maret 2020 kapal tersebut sudah tidak berlayar," kata Yudas pada pertemuan bersama OPD di aula Bappeda, Sabtu, (28/3/2020).

Sementara kapal Ambu-Ambu dan Gambolo tetap berlayar dengan syarat tidak membawa penumpang manusia, dan hanya diperkenankan membawa  barang-barang, seperti barang dagangan dan kebutuhan bahan pokok makanan, melalui pengawasan dari pihak Kepolisian dan Kodim 0319 Mentawai.

Lebih lanjut ia sampaikan, meskipun ada yang darurat, mesti perlu dicek dan diperiksa oleh pihak berwajib sebelum masuk kapal. Untuk menekan hal itu, pihak Bupati Kepulauan Mentawai akan membuat Surat Edaran (SE). (Str)