Senin, 08 Juli 2019

Kepala BKPSDM Mentawai, Sermon Sakerebau saat disambangi reporter Sasaraina FM

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT-  Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kepulauan Mentawai kembali menegaskan kepada  lulusan CPNS yang mengabdi di Mentawai dapat mematuhi kesepakatan aturan penempatan bertugas di instansi pada seluruh wilayah pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai  dalam kurun waktu 10 tahun, dan tidak diperkenankan untuk mutasi atau pindah tugas..

Kepala BKPSDM Mentawai Sermon Sakerebau mengatakan ketetapan itu telah  tertuang dalam Peraturan Menteri PAN-RB (Permenpan) Nomor 36 Tahun 2018 tentang Kriteria Kebutuhan PNS dan Pelaksanaan Seleksi CPNS Tahun 2018, dan adanya peraturan menteri tersebut juga untuk menjamin terjadinya pelayanan publik yang berkelanjutan di daerah.

Peserta seleksi yang sudah dinyatakan lulus, kata Sermon, nantinya wajib membuat surat pernyataan bersedia mengabdi pada instansi yang bersangkutan dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun sekurang-kurangnya selama 10 tahun sejak TMT PNS.

"Paling utama bersedia mengabdi di Mentawai,dan tidak mengajukan pindah dengan alasan apapun minimal 10 tahun terhitung sejak diangkat PNS. Apabila PNS masih berkeinginan untuk mengajukan perpindahan, maka dianggap mengundurkan diri dan tidak lagi tercatat sebagai abdi negara," tegas Sermon saat disambangi di kantornya, Selasa (9/7)

Menurut Sermon, selain tidak boleh meminta dimutasi, pelamar yang dinyatakan lulus CPNS juga tidak diperbolehkan mengajukan pengunduran diri  dalam waktu 10 tahun sesuai dengan ketentuan itu..

“ Peraturan ini dibuat sebenarnya untuk menjaga keseimbangan sumber daya manusia antar tiap daerah, sebab yang terjadi kan banyak PNS yang meminta mutasi saat dia ditempatkan di daerah pelosok,padahal di tempat mereka bertugas di daerah pelosok itu sering didapati mereka tidak ada ditempat dan tidak melaksanakan tugas,” pungkas Sermon (SS)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK