Jumat, 10 Mei 2019

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Mentawai Kafrizen

mentawaikab.go.id, Tuapejat- Sukseskan ajang Festival Pesona Mentawai (FPM) 2019 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mentawai bakal bangun jembatan darurat yang bisa dilalui kendaraan roda empat..

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Mentawai Kafrizen mengatakan pihak pemborong sudah menyediakan material untuk pembangunan jembatan darurat yang bakal digunakan untuk memperlancar kegiatan Festival Pesona Mentawai yang bakal digelar pada 4 Juni 2019 itu  "Pada prinsipnya kita siap mendukung kegiatan Festival yang diadakan Dinas Pariwisata, untuk itu kita akan bangun jembatan darurat, sekarang pihak pemborong sudah menyiapkan material," Kata Kafrizen di Tuapejat, Jumat (10/5)

Menurut Kafrizen,  jembatan yang merupakan akses menuju kawasan wiasata pantai Mapadeggat tersebut yang bakal digunakan sebagai lokasi festival itu secara permanen ditargetkan selesai akhir tahun ini, dimana saat ini proyek jembatan tersebut telah terkontrak pada 07 Mei 2019..

"Jembatan Mapadeggat sudah terkontrak tiga hari yang lalu oleh PT.Wasaka Tomo Enginering dengan nilai kontrak Rp 8,073 Miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun anggaran 2019," terangnya.

Tidak hanya itu jembatan yang memiliki tipe kelas B dengan bentang 60 Meter ini, rencananya akan dibangun dengan tambahan aksesoris khas Mentawai di atasnya, sehingga mendukung wisata pantai Mapadeggat.

"Jembatan ini beda dengan jembatan yang lainnya yang telah kita bangun, jembatan ini rencananya akan dilengkapi dengan aksesoris tambahan khas Mentawai, sehingga menjadi ikon wisata Mentawai, nantinya, harapan kita bisa jadi seperti itu, tapi belum bisa kita pastikan, " sebutnya.

Ia menyebutkan Tahun 2019 ini hanya ada satu pembangunan jembatan di Kepulauan Mentawai dan itu berlokasi di Dusun Mapadeggat, Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, melalui DAK. "Kita berharap pengerjaanya lancar dan selesai tepat waktu," imbuhnya.

"Kita juga berharap jembatan darurat selesai sebelum kegiatan FPM, disamping kita juga membangun jembatan yang permanennya, jadi kegiatan FPM jalan, pembangunan jembatan juga tidak terganggu," pungkasnya. (red)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK