Kamis, 25 April 2019

Bupati Mentawai Pimpinan Upacara Hari Otonomi Daerah ke XXII 2019

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT- Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet  pimpin pelaksanaan upacara dalam rangka memperingati Hari Otonomi Daerah Ke 22 Tahun 2019 dan juga memperingati Hari Kesiap-siagaan Bencana di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Upacara yang digelar di pelataran kantor Bupati di Tuapejat diikuti oleh unsur pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan  seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) di jajaran pemkab.Mentawai itu berjalan cukup hikmat. .

Pada sambutan pengarahan, Bupati Yudas membacakan sambutan tertulis dari Mendagri, yang menyebutkan antara lain tentang perjalanan otonomi daerah pasca reformasi hingga sekarang telah banyak mencapai kemajuan yang telah dicapai. Otonomi daerah telah memberikan solusi untuk mendorong kemajuan pembangunan daerah, dimana daerah masyarakat didorong dan diberi kesempatan yang luas mengembangkan kreativitas dan inovasinya, “  muara dari pelaksanaan otonomi daerah adalah terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan, serta partisipasi aktif masyarakat. disamping itu, diharapakan daerah mampu meningkatkan daya saing dengan memperhatikan prinsip demokrasi, pemerataan, keadilan, keistimewaan, kekhususan derta potensi keanekaragaman daerah,” kata Mendagri Tjahjo Kumolo pada amanatnya yang dibacakan Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet.

Selanjutnya Mendagri juga mengatakan semua aparatur sipil negara di daerah harus memberikan kualitas pelayanan publik yang lebih baik. Dalam penyelenggaraan otonomi daerah tidak dapat menganggap bahwa masyarakat itu hanya semata-mata sebagai “konsumen” pelayanan publik, tapi dituntut adanya kemampuan untuk memperlakukan masyarakat sebagai “citizen” termasuk bagaimana meningkatkan kualitas sumber daya manusianya..

“untuk itu semua aparatur sipil negara di daerah harus memberikan kualitas pelayanan publik yang lebih baik sebagai wujud pelaksanaan reformasi birokrasi di daerah provinsi dan kabupaten/kota. dengan demikian pemerintah daerah harus dapat beradaptasi dengan kepentingan masyarakat, dimana masyarakat semakin menyadari akan hak dan kewajibannya sebagai warga negara dalam mendapatkan pelayanan.” ucapnya.

Pada kesempatan itu, bupati MentawaiYudas Sabaggalet juga membacakan sambutan dari kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB)  Letjen Doni Monardo. (ss)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK