Senin, 25 Maret 2019


SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT — Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake mengharapkan agar para pemandu wisata yang tergabung dalam Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawisata) dapat bekerja dengan hati dan tidak hanya berorientasi pada uang.

" Yang saya ingin pesankan pada peserta pelatihan ini, pertama hayati dan perhatikan betul materi pelatihan ini, karena saya kita pelatihan ini tidak sekedar melatih fisik saja tapi tujuan yang utama adalah untuk  menyelamatkan, untuk itu para pemandu wisata nantinya harus bekerja dengan hati, tidak hanya berorientasi pada uang," kata Wakil Bupati Mentawai Kortanius Sabeleake saat membuka pelatihan Pemandu Wisata Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawisata), di aula kantor desa Sipora Jaya, Kecamatan Sipora Utara,  Senin (25 /03)..

Pada sambutannya, Kortanius juga mengharapkan  agar peserta dalam kegiatan tersebut untuk mengikuti kegiatan dengan baik, selanjutnya ilmu yang didapat bisa diaplikasikan pada kehidupan sehari-hari, terutama dalam pengawas dan penyelamatan wisatawan yang mengalami keadaan yang membahayakan dirinya saat berwisata. Selain itu, para peserta yang nantinya bakal ditugaskan di setiap destinasi wisata, kata Korta juga harus memahami dan menguasai destinasi wisata yang ada di Kepulauan Mentawai, sehingga selain memberikan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan, juga bisa memberikan informasi kepada pengunjung terkait destinasi wisata. Disamping itu juga para Pemandu Wisata harus mencintai kebersihan lingkungan.

Wakil Bupati Mentawai Kortanius Sabeeake (tengah baju safari hitam) didampingi  Kadis Pariwisata Mentawai, Joni Anwar (Baju Pink)  dan peserta pelatihan berfoto bersama.  
"Sekarang kami dari pemerintah tengah berupaya membangun infrastruktur yang mendukung pariwisata seperti jalan trans Mentawai, Transportasi laut, Transportasi Udara, dimana sekarang bandara udara Rokot, sedang proses pembangunan, kemudian jaringan telekomunikasi melalui Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) dan lain sebagainya, " bebernya

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Mentawai Joni Anwar mengatakan kegiatan tersebut dilaksanakan selama empat hari mulai 25—28 Maret 2019 dan diikuti oleh 40 orang pemuda Mentawai yang berdomisili di wilayah Destinasi wisata Pantai seperti Pantai Jati dan Pantai Mapaddegat, Dusun Katiet, Desa Malakkopa dan Desa Peipei..

" Kegiatan ini merupakan upaya kita memberikan keamanan dan kenyamanan bagi wisatawan khususnya yang berkaitan dengan wisata pantai, selain memandu wisatawan, mereka (Pemandu Wisata - red) juga menjadi duta untuk peduli dengan lingkungan terutama kebersihan lingkungan destinasi wisata, "tuturnya

Di tempat yang sama I made Suparka merupakan pelatih pada kegiatan tersebut mengatakan bahwa pihaknya akan memberikan pelatihan dasar penyelamat di air, dimana tugas dari Pemandu Wisata Balawisata sendiri memberikan bantuan awal pada kecelakaan laut.

"Jadi kita akan memberikan pelatihan teknik dasar pada pertolongan pertama terhadap wisatawan yang mengalami kecelakaan laut, misalnya terseret arus laut atau terluka akibat kena karang dan sebagai kita berikan P3K, selanjutnya diserahkan kepada tim medis," paparnya. (red)

0 komentar:

Posting Komentar

PEMBANGUNAN
KESEHATAN
PERISTIWA
Photobucket
Diberdayakan oleh Blogger.
JURNALISTIK
SOSOK
Photobucket
LPPL Radio Sasaraina Pemkab Mentawai
Jl.Raya Tuapejat KM.2 Sipora Utara Kab.Kep.Mentawai
tel.:0759 320006/fax.:0759 320223
HP. 082390747044