Senin, 25 Februari 2019

Didampingi Bupati Mentawai, Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menanda-tangani prasasti SPBU Satu Harga di Mentawai

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT – Harga bahan bakar minyak (BBM) di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang biasanya tidak stabil, bervariasi bahkan harganya cenderung lebih tinggi dari daerah lain, kini dengan diterapkan BBM satu harga, maka ,masyarakat  yang tinggal  di Kabupaten dengan sebutan Bumi Sikerei inipun  bisa bernafas lega, pasalnya dengan ketentuan BBM satu harga itu maka harga BBM di Mentwai tentu sepadan dan setara dengan harga yang ada di daerah lain di seluruh tanah air.

Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet mengucapkan  ucapan terima kasihnya kepada pemerintah pusat yang senantiasa selalu memperhatikan daerah yang dipimpinya, seperti dia katakan saat peresmian  SPBU Kompak di Tuapejat tepatnya di halaman SPBU milik PT.  Rimata Saibi Jaya yang dihadiri langsung oleh Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar, Senin, (25/2).

Yudas mengatakan,  SPBU   kompak yang diresmikan terletak di daerah yang sulit diakses. Untuk menyuplai BBM di Kepulauan Mentawai, Pertamina mengirim BBM dari Terminal BBM dengan menempuh medan perjalanan yang sangat ekstrim yakni melalui jalur laut.

Ia merinci, untuk suplaian BBM setiap bulan di Mentawai  yakni BBM jenis premium 600 kl, pertalite 200 kl, solar 100 kl dan minyak tanah 150 kl per bulannya.

Namun Bupati menjelaskan, dari jumlah suplaian BBM tersebut belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Mentawai.  Ia menambahkan, tingginya kebutuhan masyarakat Mentawai dipengaruhi oleh akses yang sulit dan wilayah yang terpisah-pisah oleh pulau.

Lanjutnya, jumlah BBM yang seharusnya mampu memenuhi kebutuhan masyarakat Mentawai  setiap bulan yakni BBM jenis premium 800 kl, pertalite 300 kl, solar 500 kl dan minyak tanah 250 kl. 

Ia berharap dengan kehadiran SPBU Kompak  yang menyediakan BBM satu harga di Kabupaten Kepulauan Mentawai ini, masyarakat  terbantu untuk bisa mendapatkan BBM dengan harga yang terjangkau.

Sementara Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arcandra Tahar dalam arahannya  mengatakan,  BBM Satu Harga merupakan wujud kepedulian dari Pemerintah melalui BUMN untuk merealisasikan keadilan sosial dan mewujudkan konsep membangun Indonesia dari pinggiran. Oleh karena itu,  Pemerintah memberikan apresiasi kepada Pertamina atas upaya penyediaan energi hingga ke wilayah pelosok secara merata dengan harga yang terjangkau. Program BBM satu harga ini menyisir daerah Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T). 

"ini sebagai upaya dalam melaksanakan amanat Peraturan Menteri ESDM Nomor 36 Tahun 2016 tentang percepatan pemberlakuan satu harga untuk Jenis BBM Tertentu dan Jenis BBM Khusus Penugasan secara nasional sesuai amanah" tuturnya.

Selain meresmikan SPBU desa Sikabaluan dan SPBU Sioban, Wakil Menteri ESDM juga sekaligus meresmikan 2 SPBU Kabupaten Solok Selatan yakni SPBU sungai kunyit Kecamatan sangir balai Janggo  dan SPBU Jorong Aur Duri Kecamatan Sangir Batang Hari. 

Arcandra berharap, BBM Satu Harga mampu mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia serta memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi khususnya di Kepulauan Mentawai. (Nbl)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK