Senin, 25 Februari 2019

Danrem 032/Wirabraja Brigjend TNI. Kunto Arief Wibowo memakai kalung manik-manik khas Mentawai

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT- Danrem 032/Wirabraja Brigjend TNI Kunto Arief Wibowo Kunjungi “Bumi Sikerei” Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (25/2).

Kunjungan kerja Kunto Arief  Wibowo yang disambut langsung oleh wakil Bupati Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake dan unsur pimpinan Forkopimda itu dalam rangka pembukaan TMMD ke 104 yang akan dilaksanakan  Selasa (26/2) di kecamatan Sipora Utara. Sebelumnya, 74 Satgas TMMD ke - 104 telah tiba pagi tadi..

Dalam arahanya di depan jajaran Kodim 0319/Mentawai, Kunto menyebutkan tentang kesiap-siagaan personil TNI dalam membantu percepatan pembangunan, “ tentara harus selalu siap siaga, jika ada masalah hambatan dalam pekerjaan jangan hanya menunggu, dan harus bisa menyelesaikan persoalan, gunakan kemampuan intelijensi, psikologis, dan interaksi sosial dengan saling berkoordinasi, " tutur  Kunto Arief Wibowo. 

Ia mengakui dalam organisasi dan pelaksanaan tugas pasti ada hambatan yang ditemui. Ia meminta personil harus terampil, berani, dan tidak ragu menolong, dan jangan saling menyalahkan.
Selanjutnya ia menekankan kepada seluruh personil yang hadir agar tidak terpengaruh hal negatif seperti narkoba dan judi yang dapat merusak citra TNI..

"Jika ingin mendapatkan uang, harus bekerja dan kreatif. Jika ada masalah tidak ada salahnya dikoordinasikan dengan saya. Tapi, jika berada di jalan yang salah, memaksa dan membohongi, maka tidak segan-segan saya keluarkan," tegasnya.

Ia juga mengimbau kepada para istri TNI yang tergabung dalam Persit agar berperan kreatif mendukung suksesnya pembangunan kehidupan dalam keluarga dan masyarakat baik dalam hal mengikuti kursus ataupun melakukan sosialisasi kepada masyarakat. 

"Sebagai daerah Mega Thrust, ibu-ibu Persit bisa berperan memberikan sosialisasi kepada masyarakat apa yang dilakukan saat terjadi gempa atau tsunami. Ibu-ibu juga bisa belajar kursus untuk menambah pendapatan keluarga atau berbagi pengetahuan dan keterampilan kepada masyarakat, " tutupnya. (KS)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK