Iklan

PLN Bakal Kenakan Potongan Harga Sebesar 50 % Untuk Penyambungan Baru

Kamis, 19 Maret 2020, Maret 19, 2020 WIB Last Updated 2020-03-19T08:03:34Z
ilustrasi listrik PLN( foto : internet)

SASASARAINAFM.COM │ TUAPEIJAT – PLN bakal berikan potongan harga sebesar 50% pada pelanggan baru sampai 31 Desember 2020 mendatang.

Manager  PLN Unit  Layanan Pelanggan (ULP) Tuapeijat Rafi Fernandes mengatakan,  PLN hanya memberikan potongan harga khusus untuk pelanggan dengan daya 450 watt dan 900 watt dengan diskon biaya masuk ke PLN sebesar  50%.

“ ini program nasional ya yang tujuannya untuk mewujudkan Rasio elektrifikasi  listrik PLN sebesar 100% di seluruh Indonesia, dan untuk  estimasi Rasio elektrifikasi listrik PLN di kepulauan Mentawai sudah mendekati 70%,” Ujar Rafi saat ditemui di kantornya, Kamis, (19/3)

Lebih lanjut Rafi menyebutkan untuk tarif diskon biaya penyambungan baru PLN untuk meter token atau listrik prabayar diantaranya, R1 450 VA  biaya penyambungan (bp) dari Rp,429.000 menjadi Rp,215.500 dan R1 900 VA dari Rp, 851.000 menjadi Rp,429.500.

Menurut  Rafi  biaya masuk ke PLN tidak mahal, namun ada beberapa syarat yang harus dipenuhi diantaranya,  calon pelanggan  memiliki rumah atau  bangunan, terdapat  instalasi listrik dengan pemasangannya akan dilakukan oleh pihak ke tiga atau asosiasi kelistrikan  yang menjadi mitra PLN, dan calon pelanggan wajib menyertakan sertifikat layak operasi (SLO) yang bisa diperoleh dari asosiasi kelistrikan seperti Konsuil, AKLI, PPILN.

Ia mengimbuhkan bahwa biro instalasi listrik seharusnya sudah tergabung pada asosiasi tersebut yang menyatakan bahwa ia ahli dalam memasang instalasi.

"Jika biro instalasi listrik tidak terdaftar, tidak ada jaminan apakah yang dipasang sesuai standar, layak, dan aman,imbuhnya.Hingga saat ini kata Rafi, pelanggan yang mendaftar baru sekira 40-50 orang. (KS)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • PLN Bakal Kenakan Potongan Harga Sebesar 50 % Untuk Penyambungan Baru

Terkini

Topik Populer

Iklan