Update Real Count Pilpres 219

Photobucket REAL COUNT KPU RI - Jakarta - Data masuk di Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU sudah mencapai 34,17545%. Situng yang juga kerap disebut sebagai 'Real Count KPU' mencatat Jokowi-Ma'ruf Amin masih unggul atas Prabowo-Sandiaga Uno. Dilihat dari situs KPU, Kamis (25/4/2019) pukul 17.15 WIB, Jokowi-Ma'ruf Amin memperoleh 56,12 persen atau 29.317.988 suara, sedangkan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno memperoleh 43,88 persen atau 22.923.015 suara

Selasa, 14 Agustus 2018

1. Tentukan tema. Semua masalah bisa diangkat menjadi feature radio. Mulai dari masalah sosial, personal, politik, ekonomi, budaya dll. Tidak ada batasan tema apa yang bisa atau tidak bisa dijadikan bahan feature. Yang penting, bisa disajikan dengan sangat menarik!
2. Tentukan sudut pandang (angle). Sebuah tema bisa diulas dari 1001 macam sudut pandang. Kreativitas pembuatan feature berawal dari pemilihan tema dan penentuan sudut pandang.

3. Pastikan data-data pendukung bisa dikumpulkan (riset). Riset ini menjadi salah satu kunci keberhasilan sebuah liputan. Apalagi feature yang berdurasi lebih panjang dibanding program informasi lainnya. Di negara maju, radio-radio menampilkan feature berdurasi rata-rata 30 menit sampai 60 menit. Di Indonesia, sebagian besar baru mampu membuat feature dengan durasi 5 – 10 menit saja..

4. Tentukan narasumber dan waktu wawancara. Pastikan narasumber adalah sumbe utama dalam tema ini bukan narasumber kedua atau malah hanya pengamat saja (narasumber ketiga). Narasumber akan berpengaruh terhadap bobot feature Anda.

5. Siapkan daftar pertanyaan yang akan diajukan kepada narasumber. Jangan pernah sekali-sekali sombong dengan tidak menyiapkan daftar pertanyaan.

6. Pilih suara-suara atau bunyi atau musik yang akan dijadikan pelengkap feature. Tentukan sejak awal, bahkan sebelum naskah dibuat.

7. Pastikan suara/bunyi dan musik tersebut dapat diperoleh. Jangan pernah mencampuradukan suara/bunyi yang dibuat-buat seolah asli dari narasumber/peristiwa. Misalnya kejadian bom Bali, Anda memilih bunyi bom yang mudah dicari di internet atau dari film. Bila suara bom itu yang Anda pilih tanpa memberitahu pendengar bahwa suara itu bukan suara bom Bali, maka Anda telah membohongi publik. Demikian pula pemilihan musik latar feature tersebut, tidak boleh sembarangan..

8. Kumpulkan seluruh bahan-bahan selengkap mungkin.

9. Buatlah naskah berdasarkan tema, sudut pandang, hasil riset, hasil wawancara dan suara/bunyi pendukung. Kadang ada juga yang sudah membuat naskah (draft/naskah kasar) terlebih dahulu.
10. Pilih insert (potongan suara narasumber). Pastikan insert yang terpilih adalah yang terbaik (patokannya: penting atau sangat menarik).

11. Panjang insert harus dibatasi. Patokannya: begitu kuping merasa bosan mendengar suara insert itu, segera potong. Biasanya paling panjang 1 menit. Rata-rata 30 detik saja.

12. Bacalah keras-keras naskah yang sudah dibuat. Jangan pernah merasa naskah Anda sudah sempurna. Pasti akan ada revisi dan perbaikan. Dibaca keras berfungsi sebagai: 1. Editing buat telinga karena begitu telinga mengatakan tidak enak didengar berarti naskah itu harus diganti. 2. Sharing kepada orang disekitar Anda, yang diharapkan akan memberikan feedback kalau naskah Anda keliru..

13. Rekam suara (voice over). Pilih suara yang cocok untuk feature tersebut. Tidak semua narator cocok untuk feature dengan tema tertentu (misalnya tema yang bersifat sedih, gembira atau sinis).

14. Gabungkan (miksing) vo dengan insert dan suara pendukung.

15. Berkreasilah! Manjakan telinga pendengar Anda dengan feature tersebut. Seorang yang bersifat perfeksionis pasti akan lama memiksing sebuah karya feature radio. Seperti melukis, membuat feature radio juga membutuhkan pengerahan daya dan upaya yang kreatif. Tapi ingat, setiap feature radio selalu dibatasi oleh durasi dan deadline!

0 komentar:

Posting Komentar

Sasaraina Hari Ini
Kamis, 25 April 2019
06.00 - 09.00
Selamat Pagi Mentawai
09.00-10.00
Ruang Kita
10.00-11.00
Reportase
11.00-11.30
Berita Olah Raga RRI Jakarta
11.30-12.00
Resonansi Jiwa
12.00-14.00
Melodi Siang
14.00-16.00
Nusa Mentawai
16.00-17.00
Sasaraina Berdendang-Serdang
17.00-18.00
Libermen-Lintas Berita Mentawai
18.00-20.00
Nusantara
20.00-22.00
Ngobras- Ngobrol Bebas Tapi Terbatas
22.00-24.00
Senandung Malam
Diberdayakan oleh Blogger.
Photobucket

Radio Visual

Photobucket 081 266 088 XXX ...Streaming Sasaraina FM cukup jernih di dengar di Depok-Jabar // 081 166 42XXX..Dari Sragen Jawa Tengah, salam hangat untuk warga Mentawai // 081 267 22X XX...Mantap SasarainaFM Semakin Dekat Dengan Pendengar dimanapun berada .// 082 283 767 XXX...Dari Padang terdengar sangat jernih suara sasarainafm // 081 267 211 XX....Tolong Siarannya diperbanyak informasi tentang Budaya dan Pariwisata Mentawai // 081 166 327 XX ....Siaran Streamingnya mantap dan jernih di dengar di Yogya // 085 287 373 XXX....website yang top, informasi tentang Mentawai cukup lengkap, suara radionyapun jernih...sukses untuk sasarainafm
SIARAN SUARA NUSANTARA LPPL RADIO INDONESIA