Our social:
Photobucket
Loading...
LPPL Radio Sasaraina Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatera Barat │Media Informasi dan Edukasi Masyarakat Mentawai │Jl. Raya Tuapeijat KM.2 Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai │Interaktif +62 82390747044 │Whatsapp +628116642768 │e-mail : sasarainaradiofm@gmail.com │website : www.sasarainafm.com │Matikan player audio streaming disamping, bila Anda ingin mendengar dan melihat live video streaming │

Kasus Kekerasan Terhadap Anak Meningkat. Ketua TP. PKK Mentawai Ajak Para Orang Tua Lebih Fokus Awasi Anak

Stop kekerasan terhadap anak (foto ilustrasi)
SASARAINAFM.COM │TUAPEIJAT—Ketua TP. PKK Mentawai Rosmaida Yudas meminta orang tua lebih fokus dan mempunyai waktu dalam melakukan pengawasan kepada anak terhadap pengaruh lingkungan. Pasalnya saat  ini sudah ada 23 kasus kasus terkait tindak  kekerasan kepada anak dibawah umur.

"Di Kelompok Kerja satu jumlah anak-anak kita yang  masuk dalam masalah sosial, seperti pelecehan seksual dibawah umur dan  sodomi, termasuk juga kelompok LGBT, ini meningkat, saya tidak tahu apakah, Pak Camat, Ibu ketua PKK Kecamatan, Desa, mengetahui itu, apakah langkah kita memperhatikan, apa langkah yang harus kita lakukan," Kata Rosmaida saat memberikan arahan pada acara .pencanangan Bulan Bakti Dasawisma ke IV dan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat ke XVII tahun 2020, di halaman Kantor Bupati Kepulauan Mentawai, Selasa, (10/3/2020).

Rosmaida berharap, kepada para orang tua agar lebih banyak meluangkan waktu untuk melakukan pengawasan kepda anak-anak mereka, dan sebaiknya kata Rosmaida di tingkat kecamatan petugas sosial yang bisa berperan melakukan pedampingan  kepada para korban kasus kekerasan itu.

"Mari kita dampingi kalaulah itu ada persoalan kepada masyarakat kita, kita kasihan kepada anak-anal kita yang masih berada dibawah umur, empat tahun, lima tahun, kelas satu SD sampai kelas empat SD, sesuai data yang kita terima ada 23 anak yang mengalami hal-hal seperti itu, lalu dimana kita, tahu kah kita berapa masyarakat kita mengalami itu, kalau terungkap mungkin lebih dari itu," ungkapnya.

Ia menyampaikan jika ada masyarakat atau anak-anak yang mengalami hal seperti itu, segera laporkan, baik melalui pemerintah setempat, kepada Camat, Desa atau Dusun, maupun kepada pemerintah Kabupaten dan Kepolisian untuk ditindaklanjuti. (Str)