Rabu, 04 Desember 2019

Firdaus Satoinong 

SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT- Sebanyak 129 orang pendaftar sebagai Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) segera diseleksi.

Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Kabupaten Mentawai  Firdaus Satoinong mengatakan perekrutan untuk tenaga Panwascam untuk pemilu 2020 sudah ditutup pada pukul 00.00 WIB, Selasa, (03/12) dengan jumlah pendaftar sebanyak  129 orang.

“Bawaslu melakukan perekrutan itu sejak tanggal 27 November sampai kemaren 3 Desember 2019, sekitar sampai jam 12 malam, itu sudah berjumlah sekitar 129 orang, dengan kategori laki-laki 97 orang perempuan 32, nah dengan rangkaian itu kita akan kroscek atau analisis,” kata Firdaus di Tuapeijat, Rabu (4/12).

Dia menyebutan, meski pendaftaran telah ditutup namun pada 5 Desember 2019  akan dilakukan pengumuman perpanjangan pendaftaran bagi Kecamatan yang tidak memenuhi kuota.

"  Sesuai  surat edaran dari Bawaslu RI setiap Kecamatan harus mendaftarkan diri maksimal 6 orang, dari 6 itu yang dibutuhkan hanya 3 saja setiap masing-masing Kecamatan. Penerimaan berkas dimasa perpanjangan waktu pendaftaran mulai tanggal 6 sampai 10 Desember 2019, " jelasnya

Sementara pengumuman hasil penelitian dan hasil admistrasi kata Firdaus akan dilaksanakan pada tanggal 12 Desember 2019, kemudian tanggapan dan masukan dari masyarakat 12 sampai 15 Desember 2019. Selanjutnya, tes tertulis akan dilaksanakan pada tanggal 13 sampai 17 Desember 2019 sekaligus tes wawancara.

Pengumuman calon terpilih berdasarkan hasil tes tertulis dan tes hasil wawancara kata dia akan dilakukan tanggal 18 Desember 2019,  sedangkan pelantikan Panwas Kecamatan akan dilakukan pada tanggal 22 sampai 23 Desember 2019 mendatang.

“Sebenarnya tes tertulis ini adalah online secara Nasional, nah kita di Mentawai akan kita upayakan manual, 70 persen kita sudah dikasih peluang untuk manual, menjelang hari H kita akan pastikan lagi tesnya secara manual,” kata Firdaus.

Lebih lanjut ia mengatakan saat pendaftaran online ditemukan adanya peserta yang mendaftar berusia di bawah umur, sementara sesuai dengan aturan kata Firdaus, minimal usia 25 tahun,  kemudian peserta juga ditemukan tidak berdomisili di Mentawai, dengan demikian akan gugur secara otomatis. (Suntoro)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK