Minggu, 24 November 2019

Upacara Bendera dalam rangka peringatan hari PGRI ke 74 dan Hari Guru 25 November 2019 di Kabupaten Kepulauan Mentawai 
SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT-
Upacara peringatan hari ulang tahun ke 74  PGRI dan Hari Guru Nasional  25 November 2019 yang digelar Pemkab. Mentawai   di pelataran kantor Bupati daerah setempat  berlangsung penuh khidmat.

Di kesempatan ini, Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet   menjadi pembina  upacara. Dalam pidatonya Yudas membacakan sambutan tertulis Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nadiem Anwar Makarim yang sebelumnya telah di unggah secara resmi pada situs Kemendikbud RI  sejak Jumat (22/11) dan telah Viral dengan berbagai tanggapan positif dari para Netizen.

Dalam pidato yang dibacakan Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet itu, Nadiem mengangkat berbagai masalah guru dan mengaku tak akan memberi janji kosong.

"Bapak dan Ibu Guru yang saya hormati, biasanya tradisi Hari Guru dipenuhi oleh kata-kata inspiratif dan retorik. Mohon maaf, tetapi hari ini pidato saya akan sedikit berbeda. Saya ingin berbicara apa adanya, dengan hati yang tulus, kepada semua guru di Indonesia dari Sabang sampai Merauke," ujar Yudas saat membacakan teks sambutan Mendikbud Nadiem di awal teks pidato.

Dia kemudian bicara tentang tugas guru yang merupakan termulia dan tersulit. Menurut Nadiem, guru di Indonesia ditugasi membentuk masa depan bangsa namun lebih sering diberi aturan dibanding pertolongan.

"Anda ditugasi untuk membentuk masa depan bangsa, tetapi lebih sering diberi aturan dibandingkan dengan pertolongan," ucapnya.

Nadiem juga menyinggung guru yang dibebankan hal-hal administratif hingga menghambat proses belajar mengajar hingga guru yang terpaksa bertumpu pada hasil ujian gara-gara kebijakan pemangku kepentingan.

Upacara bendera dalam rangka memperingati hari PGRI ke 74 dan Hari Guru  tanggal 25 November 2019 dengan mengangkat tema " Peran Strategis Guru Dalam Mewujudkan SDM Indonesia Unggul " itu meskipun dilaksanakan dalam cuaca mendung dan sedikit rintik hujan, namun  peserta upacara yang terdiri dari kepala sekolah, para guru SD-SMP di Tuapeijat,  para ASN, Dinas Perhubungan, SAR Mentawai, Pol PP dan Damkar Mentawai juga puluhan Siswa SD dan SMP nampak semangat memadati  lapangan upacara. Sementara di bangku undangan tampak Sekda Mentawai, Martinus Dahlan,  para  Asisten,  pimpinan OPD, para undangan lainnya. (**)




0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK