Senin, 21 Oktober 2019

Kadiskes.Mentawai Lahmudin Siregar pada acara sosialisasi kesehatan penyelam dan PHBS di Tuapeijat 
SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT -
Kepala dinas kesehatan Mentawai Lahmuddin Siregar menyebutkan
kesadaran masyarakat Mentawai  terhadap kesehatan khususnya masyarakat desa masih sangat rendah.
Untuk itu, kata dia upaya pemberian penyuluhan terkait perilaku hidup bersih sehat akan terus dilakukan sehingga  diharapkan dapat menjadi upaya menyadarkan masyarakat akan pentingnya melakukan upaya perilaku hidup bersih sehat dalam kehidupan sehari-hari sekaligus memberikan pengetahuan bagaimana cara hidup sehat.

" dari data kementerian kesehatan, bahwa di Mentawai pada tahun 2013 kategori rendah 0,25, tingkat provinsi 0,3 % nasional 0 ,6 jadi keseluruhan masih dibawah rata rata 0,6 %, artinya di Indonesia masih mempunyai tantangan terberat soal kesehatan yang di ukur dari 4 aspek yakni kebiasaan cuci tangan, buang air besar sembarangan, gosok gigi dan mulut, " kata Lahmuddin pada acara Sosialisasi Kesehatan Penyelam dan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terhadap penyelam atau nelayan desa Tuapeijat, yang diadakan Dinas Kesehatan Mentawai bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Lantamal II Padang  (Hiperbarik ) PHBS, dan kesehatan gigi dan mulut, di aula dinas penanaman modal di Tuapeijat.Senin (21/10)
Lahmudin berharap sosialisasi kesehatan terhadap prilaku hidup bersih dan sehat dapat  berkelanjutan di Kepulauan Mentawai melalui beberapa kegiatan yang diadakan.

Acara sosialisasi ini di buka lansung oleh wakil Bupati Mentawai Kortanius Sabeleake, kemudian tampak hadir Dandim 0319 Mentawai Letkol Didid Yusnadi, Staf Ahli Zulfikar, Kalaksa BPBD Novriadi, Danlanal Letkol Anis Munandar, serta 2 orang pemateri dari Dinas Kesehatan Lantamal II Padang yakni, Kapten P (K) dr. Tiya Setiadi, dan Letda P drg. Adhe Susanti. (SS)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK