Minggu, 15 September 2019

SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT - Beberapa wilayah di Indonesia sedang mengalami suhu dingin. Bahkan banyak masyarakat yang mengeluhkan suhu saat ini lebih dingin dibanding biasanya. Hal ini juga dirasakan masyarakat Kepulauan Mentawai.

Seperti yang dirasakan salah satu warga Desa Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara, Richo Satria (25), dirinya merasa kuatir karena ia merasakan cuaca lebih dingin dari biasanya. 

Cuaca dingin tersebut dirasakannya sudah hampir satu minggu lamanya.

"biasanya kalau kemarau panas, tapi sekarang cuaca lebih dingin dari biasanya. Kita sangat kuatir" katanya.

Hal yang sama juga diutarakan Herlina (35),  dirinya merasakan cuaca  lebih dingin dari biasanya.  Untuk mandi di pagi hari saja  dirinya harus menggunakan air hangat. Fenomena cuaca seperti ini pun akunya, baru dirasakannya selama berada di Mentawai.

"Ya,  cukup dingin udara di Tuapeijat ini. Tidak biasanya. Terutama pada malam hari hingga subuh. Mandi pagi saja saya tak sanggup pakai air biasa, harus pakai air hangat kuku mandi paginya" tuturnya.

Sementara menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) yang dikutip dari Kompas.com, memang pada musim kemarau, sebagian besar wilayah Indonesia merasakan suhu dingin dari malam hingga pagi hari, dan ini dianggap lumrah oleh BMKG.

Selain karena pada siang hari Bumi menyerap panas dan malam hari panas dilepaskan, fenomena dry intrusion atau intrusi udara kering juga sangat berpengaruh.

Dry intrusion bersifat dingin karena suhu udara di Indonesia saat ini sedang sangat rendah dan  Kepulauan Mentawai pun  terkena dampaknya.

Selain itu, kondisi langit cerah tanpa tutupan awan di Indonesia khususnya di Kepulauan Mentawai  saat ini juga dapat memaksimalkan pancaran gelombang Bumi pada malam hari dan menyebabkan suhu permukaan bumi relatif akan cepat turun dan lebih dingin dari biasanya pada malam hari. Ketika Bumi melepaskan panas di malam hari, suhu di permukaan turun.

Itulah yang membuat cuaca di Kepulauan Mentawai mulai pukul 18.00  hingga 09.00 lebih dingin dari biasanya. (Nbl)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

LINTAS BERITA ASOSIASI LPPL SUMBAR

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK