Selasa, 20 Agustus 2019

Ratusan karung beras Rastra yang bakal dibagikan kepada warga Tuapeijat 

SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT- Pemerintah Kabupaten Mentawai bakal membagikan 3,2 ton lebih beras sejahtera (Rastra) kepada  324 warga Desa  Tuapeijat.

Kepala Desa Tuapeijat. Pusuibiat T. Oinan, mengungkapkan pembagian  Rastra sebanyak 324 karung itu merupakan program tahap dua. 

Pada pembagian Rastra tahap 2 itu bakal dibagikan untuk 324 warga dengan masing-masing menerima 10 kilogram beras Rastra.

"ini lanjutan tahap I bulan April lalu, jadi masyarakat  yang belum menerima rastra tahap I, pada tahap II ini akan menerima. Jadi pembagian adil, " kata Pusuibiat T. Oinan, saat  disambangi pewarta sasarainafm.com  ruang kerjanya Selasa, (20/8)

Dia menjelaskan, yang masuk pada tahap I bulan April lalu sebanyak 5 ton, sementara  pada tahap II  sebanyak 3.2 ton lebih atau 324 karung. Rastra ini akan dibagikan kepada 324 kepala keluarga di  9 dusun diwilayah Tuapeijat.  

Kata dia,   9 dusun yang menerima bantuan rastra tahap II  yakni  Dusun jati, Dusun Kampung, Dusun Camp, Dusun Tuapeijat, Dusun Karoniet, Dusun Turonia, Dusun Mapadegat, Dusun Berkat dan Dusun Pukarayat. 

Rastra yang diterima setiap dusun yakni sebanyak 360 kg atau  36 karung. 
Pusuibiat T. Oinan, menuturkan dengan dibaginya Rastra itu diharapkan dapat mengurangi  beban ekonomi warganya.
Dia menyebutkan serapan rastra di wilayah Tuapeijat cukup tinggi, sehingga Rastra yang dibagikan belum mencukupi.

"Semua rastra itu disalurkan kepada masyarakat sesuai data yang layak menerima, namun karena serapan rastra ini cukup tinggi, sehingga penyalurannya di Tuapeijat  ini sebenarnya masih belum mencukupi" tuturnya.

Menurut dia, penyaluran rastra itu didistribusikan Perum Bulog ke kantor desa setempat untuk dibagikan kepada masyarakat miskin. Namun, mekanisme penyaluran rastra itu yang bertanggung jawab Kepala Dusun untuk mengambil dari titik distribusi di kantor desa.

Selanjutnya, rastra tersebut diambil maka kembali disalurkan kepada masyarakat yang layak menerima.

Masyarakat penerima Rastra sebanyak 10 kilogram/KK itu  cukup dirasakan masyarakat berpenghasilan rendah.

Tiarasi (60) seorang  janda warga Dusun  Camp mengaku bahwa dirinya merasa bahagia dan senang setelah menerima rastra dari pemerintah.

"Saya senang menerima rastra  dan mencukupi kebutuhan saya untuk beberapa minggu," ucapnya polos. (Nbl)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK