Rabu, 08 Mei 2019

Kadin. Kesehatan Mentawai Lahmuddin beserta Isteri Sambangi Wahyu (4) di Rumah Sakit

mentawaikab.go.id _PADANG- Damianus (33) orang tua dari Wahyu Parnabas Sapelege (4) bocah yang saat ini menderita tumor ganas warga dusun  Simalibbeg Desa Simatalu Kecamatan Siberut Barat Kabupaten Kepulauan Mentawai mengharap bantuan untuk kesembuhan pembengkakan mata yang diderita putranya..

Kepada sasarainafm.com, Damianus menuturkan pada awalnya Wahyu putranya hanya mengalami gatal-gatal dan bengkak pada biji mata sebelah kanan.  Karena kurangnya pengetahuan, Damianuspun  tidak menaruh curiga, namun lama kelamaan pembengkakan pada mata Wayu sebelah kanan semakin membesar dan terlihat parah, maka diapun mengupayakan dengan memberikan pengobatan tradisional dan juga melalui pengobatan medis. .

Kata Damianus, dengan adanya pengobatan itu, pembengkakan mata yang diderita Wahyupun bisa menyusut. Namun penyusutan itu tidak tahan  lama, beberapa bulan setelah penyusutan itu, mata Wahyu kembali membengkak dan akhirnya wahyu dirujuk ke RSUD Mentawai untuk mendapatkan penanganan medis.

“ sudah 8 bulan lamanya, awalnya gatal dan bengkak, lalu kita obati kampung dan juga ke puskesmas. Kalau sudah diobat bengkaknya menyusut, tapi nanti lama-lama muncul lagi bengkaknya makanya di rujuk kesini, kata dokter anak saya kena tumor ganas, “ Ucap pilu Damianus

Wahyu yang divonis menderita tumor ganas itu saat ini memang telah mendapatkan penanganan medis. Dia sudah dirujuk di Rumah Sakit M. Djamil Padang. Seperti yang dikatakan Kepala Dinas Kesehatan Mentawai, Lahmuddin..

Dia mengatakan  pasien sebelumnya telah mendapatkan penanganan medis dari rumah sakit umum daerah  (RSUD)  Mentawai, kemudian untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut, tanggal 1 April lalu, pasien dirujuk  ke rumah sakit M. Jamil Padang.

Dikarenakan penyakit yang diderita pasien merupakan pembengkakan pada mata, maka Wahyu ditangani langsung Dokter Spesialis Anak dan Dokter Spesialis Mata.

"pasien awalnya ditangani di RSUD Mentawai, tapi  melihat kondisinya seperti itu, pasien di rujuk ke Padang. Karena pasien masih anak-anak, maka pasien ditangani langsung oleh Dokter spesialis anak " tuturnya.

Lahmuddin menjelaskan, usai ditelusuri dalam histori pelayanan BPJS, sejak dirujuk ke Padang, pasien telah  mendapatkan pelayanan Rawat Jalan di RSUP M. Jamil dan RSKM Regina Eye Center sebanyak 7 kali yang terdiri dari 5 kali dengan Dokter Spesialis Mata, 1 kali dengan Dokter Spesialis Anak dan 1 kali dengan Dokter Spesialis Anestesi..

Untuk memastikan sakit yang diderita pasien,  pihak Dokter melakukan pemeriksaan Radiologi dan hasilnya    diketahui pada tanggal 6 Mei lalu.

Setelah mendapatkan hasil Radiologi, Wahyu kembali diperiksa oleh Dokter Spesialis Mata (Sub-Spesialis Tumor dan Kornea Bedah Refraktif).

Direncanakan  hari ini, Rabu 8 Mei akan berkonsultasi kembali dengan Dokter Spesialis Anak setelah  Dokter Spesialis Tumor Mata merekomendasikan untuk dilakukan kemoterapi terhadap pasien. Setelah dilakukan tahapan kemoterapi, baru akan dilanjutkan dengan tindakan operasi.

Menyinggung  pembiayaan pelayanan kesehatan sejak awal,  pasien telah terdaftar sebagai peserta JKN. Biaya pengobatan  ditanggung sepenuhnya oleh BPJS Kesehatan.

Meski demikian harapnya, ada dermawan yang mau membantu biaya hidup orang tua pasien selama pengobatan di Kota Padang. (Nobel)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK