Update Real Count Pilpres 219

Photobucket
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan Pasangan Joko Widodo (Jokowi) -Ma'ruf Amin menjadi pemenang Pilpres 2019. Dengan jumlah suara sah 85.607.362 suara. Sedangkan jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 Hasil pilpres itu ditetapkan dalam keputusan nomor 987. Hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN). KPU menyebut jumlah suara sah nasional 154.257.601. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional. Pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di 21 provinsi, yang terdiri atas Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung. Selanjutnya pasangan nomor urut 01 itu menang di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah. Kemudian Jokowi-Ma'ruf unggul di Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, dan Papua.  Sementara itu, 13 provinsi lainnya dikuasai pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Kamis, 07 Maret 2019

Wakil Bupati Mentawai, Kortanius Sabeleake Menyerahkan SK 80 Persen Kepada CPNS di Tuapejat

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT — Wakil Bupati Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake melalui Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mentawai serahkan Surat Keputusan (SK) 80 persen kepada ratusan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Tahun 2018, Jumat (08/03) di Aula Bappeda Mentawai.

Dalam sambutannya ia menyampaikan bahwa substansi dasar perekrutan CPNS di Kepulauan Mentawai merupakan rangka memenuhi kebutuhan pelayanan publik terhadap Masyarakat, untuk itu Ia menegaskan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) khususnya yang baru menerima SK CPNS tersebut untuk betul-betul menjalankan tugasnya dengan baik..

"Anda (CPNS - red) harus bersyukur, karena ada banyak orang yang ingin menjadi PNS dan tidak lulus seleksi, jumlahnya ada ribuan orang yang tersingkir, untuk itu bekerjalah dan jadilah pelayan masyarakat yang baik," ungkapnya.

Menurutnya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai saat ini masih kekurangan Pegawai Negeri, dimana untuk mensiasati kekurangan  tersebut Pemkab setempat merekrut tenaga kontrak sebanyak kurang lebih 3 ribu orang . Sementara itu dari 3 ribu formasi yang diusulkan hanya 300 formasi yang disetujui oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB).

" Terima kasih saya ucapkan atas keinginannya bekerja di Mentawai dan kami tahu ini tidak gampang, banyak proses yang dilalui sehingga anda bisa hadir di sini," imbuhnya.

Sementara itu Kepala BKPSDM Mentawai Oreste Sakeru memaparkan proses prekrutan CPNS Tahun 2018 lalu, yang dimulai dengan pendaftaran secara online, dimana yang mendaftarkan diri sebanyak 1.805 orang dan lulus administrasi sebanyak 1.534 orang, kemudian yang mengikuti Seleksi Kemampuan Dasar (SKD) sebanyak 1.508 orang.

"Dari 1.508 orang yang mengikuti SKD hanya 19 orang yang lolos Passing Grade berdasarkan Permenpan Nomor 37 Tahun 2018, karena minimnya peserta yang lolos, muncul aturan baru tentang nilai kelulusan berdasarkan perangkingan dengan nilai 255 seperti yang tertuang dalam Permenpan nomor 61 Tahun 2018, " bebernya..

Alhasil dari perangkingan tersebut muncul 411 orang dan ditambah dengan lolos Passing grade 19 orang menjadi total lolos SKD sebanyak 430 orang, kemudian peserta yang lolos SKD mengikuti Seleksi Kemampuan Bidang (SKB) dan yang dinyatakan lulus sebanyak 267 orang, dimana dua orang diantaranya mengundurkan diri yakni dua orang dokter gigi, dengan alasan tidak meminati tempat tugasnya.

Dari 265 CPNS tersebut didominasi oleh tenaga guru sebanyak 139 orang, disusul tenaga kesehatan sebanyak 77 orang dan tenaga teknis sebanyak 49 orang, "Terhitung mulai dari penyerahan SK 80 persen tersebut, hari ini juga masa pengabdian 10 tahun baru bisa mengajukan pindah tugas, kalau ada yang ingin pindah sebelum masa 10 tahun dianggap mengundurkan diri," tegasnya.

Turut hadir dalam penyerahan SK tersebut Staf Ahli Bupati Mentawai Zulfikar, Asisten I Bupati Mentawai Nicolaus Sorot Ogok, Pj.Sekda Mentawai Martinus Dahlan, sejumlah kepala OPD dan ratusan peserta yang menerima SK CPNS tersebut. (red)

0 komentar:

Posting Komentar

Photobucket

Radio Visual

SIARAN SUARA NUSANTARA LPPL RADIO INDONESIA