Kamis, 07 Maret 2019

Ilustrasi : Team SAR Sedang Persiapkan Peralatan Untuk Membantu Penyelamatan Korban Bencana

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT- Badan  Pencarian dan Pertolongan (Basarnas)  Kepulauan Mentawai masih kekurangan personel untuk dapat melakukan tindakan cepat apabila terjadi situasi darurat di sejumlah tempat di kawasan daerah yang dijuluki Bumi Sikerei ini.

Kepala Basarnas Mentawai Akmal saat dikonfirmasi beberapa waktu lalu mengaku, saat ini lembaga pertolongan yang dipimpinnya hanya diperkuat  44 personel dan harus melayani 10 Kecamatan serta 43 Desa di Kepulauan Mentawai,  "memang untuk  Sumber Daya Manusia sendiri kita  masih sangat minim" katanya..

Lebih lanjut ia menuturkan, untuk mengoptimalkan operasi pencarian dan pertolongan saat terjadi bencana, tenaga honorer seperti tenaga kebersihan (OB) dan Keamanan (Security) tetap  mendapatkan pengetahuan penyelamatan.

Ia mengungkapkan bahwa melihat geografis Kepulauan Mentawai, idealnya personel yang harus dimiliki Basarnas Kabupaten Kepulauan Mentawai berjumlah 187 orang khusus  untuk tenaga Rescue, "menurut kajian, itu idealnya SDM 187 orang. Itu khusus tenaga Rescue saja" tuturnya.

Akmal menambahkan,  pada prinsipnya pihaknya terus berupaya mengusulkan penambahan personil di tingkat pusat,  "iya,  kita selalu upayakan mengusulkan ke pusat. Dan itu keputusan pusat " ujarnya.

Saat ini untuk mengoptimalkan pelayanan, Basarnas Mentawai  menggandeng sejumlah instansi terkait, seperti TNI /Polri, BPBD dan Potensi SAR. (Nbl)

0 komentar:

Posting Komentar

PEMBANGUNAN
KESEHATAN
PERISTIWA
Photobucket
Diberdayakan oleh Blogger.
JURNALISTIK
SOSOK
Photobucket
LPPL Radio Sasaraina Pemkab Mentawai
Jl.Raya Tuapejat KM.2 Sipora Utara Kab.Kep.Mentawai
tel.:0759 320006/fax.:0759 320223
HP. 082390747044