Kamis, 07 Februari 2019

Kepala BNPB Letjen TNI AD, Doni Manardo

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT_ Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet meminta masyarakat  agar selalu siap menghadapi bencana gempa bumi yang sering terjadi akhir-akhir ini.  

Hal itu diungkapkannya pada pertemuan dengan Kepala BNPB Pusat, Kepala BMKG pusat, serta Pakar, Kepala OPD, Forkopimda dan masyarakat di Aula Pendopo Bupati Rabu,  (6/2/2019) malam.
"Dalam beberapa hari belakang sudah ada beberapa gempa terjadi. Letaknya berdekatan di daerah lempeng Mentawai. Masyarakat jangan lengah, tapi harus siap menghadapinya" ajaknya.

Sementara Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat Doni Monardo dalam arahannya  menyampaikan, agar Pemerintah Sumbar khususnya Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai serta pihak terkait  memperkuat mitigasi bencana pada infrastruktur utama, karena banyaknya gempa hingga sampai ratusan yang beruntun mengguncang wilayah pesisir Sumbar khususnya Mentawai beberapa hari terakhir..

"di Sumbar ini hampir seluruh wilayahnya berpotensi bencana, apalagi, daerah Mentawai berada di patahan lempeng dan cincin api. Potensi gempa dan tsunami selalu menghantui setiap waktu," katanya.

Tujuannya, jika potensi gempa megathrust berkekuatan 8.9 SR  terjadi, hingga mengakibatkan tsunami, infrastruktur utama masih bisa difungsikan. Selain itu, untuk menekan jumlah korban jiwa jika bencana itu benar-benar terjadi.

Menurut Jenderal bintang tiga itu, peristiwa alam tidak dapat ditolak. Namun, menimalisir risiko kerusakan, korban jiwa saat terjadi bencana bisa ditekan.

"Sekarang yang dibutuhkan yakni kesiapan menghadapi terjadinya bencana yang datangnya tidak bisa ditebak" tuturnya..

Ancaman gempa besar tersebut karena dalam beberapa hari terakhir, tercatat sudah 52 kali gempa terjadi di perairan Sumbar tersebut.

"Gempa yang terjadi akhir-akhir ini  dikatakan bisa memicu gempa besar" ujarnya.
Namun demikian, BNPB meminta masyarakat tidak takut dan panik. Yang perlu dilakukan yakni meningkatkan kewaspadaan.

Berdasarkan penelitian, kata Doni Monardo, ancaman gempa besar masih ada di daerah perairan Sumbar, tepatnya di Mentawai.

Ia berharap, masyarakat Mentawai  agar dapat memahami mitigasi sehingga ketika terjadi bencana bisa meminimalisir dampaknya. (Nbl)
                                                                                 

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK