Update Real Count Pilpres 219

Photobucket
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan Pasangan Joko Widodo (Jokowi) -Ma'ruf Amin menjadi pemenang Pilpres 2019. Dengan jumlah suara sah 85.607.362 suara. Sedangkan jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 Hasil pilpres itu ditetapkan dalam keputusan nomor 987. Hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN). KPU menyebut jumlah suara sah nasional 154.257.601. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional. Pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di 21 provinsi, yang terdiri atas Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung. Selanjutnya pasangan nomor urut 01 itu menang di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah. Kemudian Jokowi-Ma'ruf unggul di Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, dan Papua.  Sementara itu, 13 provinsi lainnya dikuasai pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Minggu, 16 September 2018


SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT — Setelah satu malam hanyut terbawa arus di pantai Malabbaet, Desa Sioban, Kecamatan Sipora Utara, bocah laki-laki Muslim (6) ditemukan tim Sar Gabungan dengan kondisi meninggal dunia, pada Minggu, (16/09) sekira pukul 14:00 Wib di perairan laut Sioban.

"Korban ditemukan Tim Sar Gabungan hari minggu sekitar pukul 14:00 Wib, di perairan Sioban pada koordinat 02° 10' 11” S — 099° 45' 29” E, pada radial 130°, dengan jarak 13,1 Nautikal Mil (NM) dari Dermaga Tuapejat dan selanjutnya kita serahkan ke pihak keluarga, " terang Kepala Kantor SAR Mentawai Akmal melalui akun WhatsApp pribadinya.

Diberitakan sebelumnya korban terseret arus laut saat mandi-mandi di pantai Malabbaet pada Sabtu Sore (15/09) sekitar pukul 17:00 Wib.

Kasi Ops Kantor SAR Mentawai Hendri mengatakan berdasarkan keterangan orang tua korban, awalnya anak nya tersebut bermain di tepi pantai, namun tanpa diketahui korban lepas dari pantauan dan bermain jauh bersama teman-temannya.

Tak lama setelah itu teman-teman korban datang memberi tahu orang tua korban, bahwa korban tersebut hanyut dibawa air laut, mendengar itu orang tua korban lansung berlari mengejar korban ke laut menggunakan papan surfing, namun korban sudah tak kelihatan lagi.

"Kejadian tersebut dilaporkan kepada kami, yang mana sebelumnya masyarakat sudah melakukan pencarian, karena pencarian tidak efisien lagi lantaran sudah malam, kami menyampaikan kepada pihak Camat, Dusun dan Desa untuk melakukan pencarian esok hari, " terangnya. .

Adapun unsur yang terlibat dalam Operasi Sar tersebut diantaranya Sar Mentawai, Pol Air Polres Mentawai, Lanal Mentawai, Kodim 0319 Mentawai, BPBD Mentawai, dibantu masyarakat setempat dan Dinkes Mentawai. 

Adapun alat yang digunakan antara lain RIB 01 Mentawai, Kapal Pol Air Polres Mentawai, Perahu karet dan Long Boat BPBD Mentawai dan dibantu beberapa kendaraan jalur darat.

"Korban kita serahkan ke pihak keluarga dan akan dikebumikan di Sioban, selanjutnya secara resmi Operasi Sar kita tutup, " tutupnya. (Red).

0 komentar:

Posting Komentar

Photobucket

Radio Visual

SIARAN SUARA NUSANTARA LPPL RADIO INDONESIA