Bantu Nasabah Terdampak Covid 19, Bank Nagari Mentawai Lakukan Restrukturisasi Kredit Pelaku Usaha - SasarainaFM

Breaking

radio

Rabu, 13 Mei 2020

Bantu Nasabah Terdampak Covid 19, Bank Nagari Mentawai Lakukan Restrukturisasi Kredit Pelaku Usaha

Pihak Bank Nagari Mentawai saat jumpa pers di media centre gugus tugas Covid 19 di Tuapeijat 
SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT-
Bank Nagari Mentawai lakukan Restrukturisasi atau upaya
perbaikan  dalam kegiatan perkreditan terhadap debitur yang mengalami kesulitan untuk memenuhi kewajibannya akibat dampak Covid 19.

Direktur Bank Nagari Cabang Mentawai, Eka Warisman Telaumbanua mengatakan bahwa hingga Senin (11/5/2020) pihaknya telah melakukan restrukturisasi kredit seluruh usaha dan bisnis para pelaku usaha di Kepulauan Mentawai diantaranya Kredit Usaha Rakyat (KUR) maupun kredit produktif lainnya.

Hal tersebut dilakukan berdasarkan pertimbangan semakin menurunnya perkembangan usaha akibat pandemi Covid-19.

"Data yang ada hingga saat ini ada 99 debitur dengan nilai plafon sekira Rp, 20 Miliar," ungkap Eka Warisman T. di aula Sekretariat daerah Mentawai saat menyerahkan bantuan beras 1 ton secara simbolis kepada masyarakat Mentawai melalui Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet, Rabu (13/5/2020).

Selanjutnya, Warisman menjelaskan bahwa Bank Nagari memberikan penundaan pembayaran pokok dan bunga dengan jangka waktu enam bulan hingga satu tahun.

Jangka waktu penundaan pembayaran tersebut sesuai kemampuan debitur dan bunga tidak menurun.

Ia mencontohkan restrukturisasi kredit debitur jika pembayaran pokok debitur Rp, 1 juta dan pembayaran bunga Rp, 1 juta, seharusnya setiap bulan membayar Rp,2 juta. Namun, akibat virus Corona hanya bisa membayar bunga Rp 500 ribu. Sementara Rp, 1 juta 500 ribu ditunda pembayarannya.
Sementara terkait penundaan pembayaran terhadap ASN maupun pegawai, Eka mengatakan bahwa Otoritas Jasa Keuangan (OJK) belum memberikan izin.

"Sebagai wujud kepedulian kita, Bank Nagari nanti meluncurkan produk baru kredit cicilan uang (KCU) Citra untuk ASN dan pegawai yang ada dengan bunga hanya 0,5% per bulan," tukasnya. (KS)