Resmikan Jembatan Penghubung Monga dan Nem-Nem Leleu. Ini Harapan Bupati - SasarainaFM

Breaking

radio

Sabtu, 28 Desember 2019

Resmikan Jembatan Penghubung Monga dan Nem-Nem Leleu. Ini Harapan Bupati

Jembatan penghubung Desa Monga dan Desa Nem-Nem Leu Sipora Selatan
SASARAINAFM.COM | MONGA- Bupati Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet resmikan jembatan penghubung antara Desa Monga dan Desa Nem-Nem Leleu, Kecamatan Sipora Selatan.

Jembatan penghubung dua Desa tersebut dengan panjang 50 meter, dengan fisik jembatan spesifikasi rangka baja kelas B, dengan biaya dari APBN Rp.11,2 Miliar, yang dibangun tahun lalu.

"Sebentar lagi jembatan ini akan kita resmikan. Kita berharap masyarakat setempat bisa dimanfaatkan dengan baik, dijaga, dipelihara, seperti yang sudah kita lihat, sebelum jadi jembatan ini, dulu menggunakan jembatan gantung yang goyang-goyang, bahkan tidak sedikit yang jatuh," kata Yudas Sabaggalet, Sabtu, (28/12).

Yudas juga ajak warganya untuk selalu optimis terutama dalam menyikapi per cepatan pembangunan di daerah berjuluk " bumi sikerei " pasalnya kata Yudas bila dibandingkan keadaan Mentawai 10 tahun lalu, maka keadaan Mentawai sangatlah lebih baik saat ini.

Yudas juga menegaskan pelaksanaan pembangunan di Mentawai akan dilakukan secara merata, dan pada tahun 2020 pembangunan berkelanjutan akan terus dilakukan, dengan tujuan utama untuk membuka akses Mentawai untuk segera terlepas dari status 3 T.

Yudas menyebutkan dalam waktu dekat
 pembangunan pengembangan bandara rokot akan segera dilakukan. Dari pemerintah pusat melalui  Deputi Menko Kemaritiman sudah melakukan peninjauan lokasi dan anggarannya sudah disiapkan, sebesar Rp.540 Miliar dengan panjang landasan 1.600 meter.

"Tantangan kita dalam jangka pendek ini adalah bandara rokot, jika pembangunan bandara ini tidak jadi, maka anggaran  Rp.540 miliar akan diarahkan ke daerah lain, jadi siah-siah anggaran sebesar itu," kata Yudas

Untuk perubahan Mentawai kedepan kata Yudas, memang harus ada  pengorbanan baik dari masyarakat maupun pemerintah daerah.

"Deputi Menko Maritim melihat kondisi lapangan, ini sudah baik, jadi tergantung kita lagi, tergantung masyarakat, kalau ini sudah jalan, sudah dibangun paling lambat selesai tahun 2022 maka kita langsung terhubung dari Mentawai ke Bengkulu, padang, dan ke daerah lain sudah sangat mudah," ujar Yudas.

Kemudian tentang pembangunan dermaga di Labuhan Bajau, kata Yudas saat ini sedang berlangsung, dan diharapkan dengan selesainya pembangunan dermaga itu dapat menghubungkan Mentawai dengan Sibolga melalui laut, termasuk pembangunan dermaga Sikakap juga awal tahun akan dimulai dan terhubung ke Bengkulu. Yudas berharap dengan pembangunan dermaga dermaga baru itu dapat membuka Mentawai  jadi tiga pintu masuk, Sipora langsung ke Padang.

Ia juga mengajak masyarakat Sipora Selatan terkhusus warga Monga agar dapat memanfaatkan jalan yang dibangun dengan baik,  membuka akses baik berdagang atau pun membuka usaha-usaha masyarakat, selain itu jalan mempermudah membuka ekonomi masyarakat.

Sementara Camat Sipora Selatan, Kardin mengucap terimakasih kepada pemda Mentawai yang telah membangun jembatan Monga, kendati demikian, Kardin masih berharap jalan dari Sioban penghubung ke Beriulou, bisa diperhatikan oleh pemerintah.

"Terima kasih banyak kami sampaikan kepada pihak pemerintah yang sudah membangun jembatan Monga ini, namun masih ada permintaan kami yaitu jalan mulai dari Sioban sampai ke Beriulou agar bisa diselesaikan atau dibabgun," katanya.

Tak hanya itu, ia juga meminta beberapa jembatan agar diperhatikan seperti yang ada di Desa Nem-Nem Leleu dan Sagitsi bisa dibangun.

Sedangkan perwakilan dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Ibrani mengucapkan hal yang sama kepada Bupati yang telah berupaya membangun jambatan Monga.

"Kami menyampaikan apresiasi kepada pemda, jembatan Monga merupakan hasil perjuangan permintaan masyarakat, kami sebagai yang di percaya di DPRD sekaligus perpanjangan tangan masyarakat, meskipun prosesnya tarik menarik karena pekerjaannya multiyear, tapi akhirnya selesai juga," pungkapnya.(toro)