Pemerintah Mentawai Serahkan Aset SMP GKPM Kepada Yayasan Agust Leet - SasarainaFM

Breaking

radio

Minggu, 22 Desember 2019

Pemerintah Mentawai Serahkan Aset SMP GKPM Kepada Yayasan Agust Leet

Wabup.Mentawai Kortanius Sabeleake (batik coklat) saat meninjau bangunan SMP-GKPM Sikakap.
SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT-  Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai serahkan aset Sekolah Menengah Pertama Gereja Kristen Protestan Mentawai ( SMP-GKPM ) untuk dikelola Yayasan Agust Leet.

Wakil Bupati Mentawai, Kortanius Sabeleake menyebutkan SMP GKPM yang memiliki luas bangunan 147 meter persegi, dengan status tanah milik yayasan itu memiliki  kelengkapan bangunan berupa satu unit gedung sekolah, beberapa ruang kelas, meja kursi belajar, dan kelengkapan lainnya itu dibangun dengan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2019 senilai Rp. 460.500.000.

" kami ucapkan terima kasih kepada kita semua, terkhusus kepada teman-teman para pelaksana atas bangunan kita, termasuk tenaganya, pengawasnya, pimpinan Yayasan, pimpinan pusat, yang telah berupaya semaksimal mungkin,” kata Kortanius saat  acara penyerahan aset SMP GKPM kepada Yayasan Agust Leet di Sikakap, Kamis (19/12)

SMP GKMP di Nem-Nem Leleu Sikakap Itu kata Kortanius juga  merupakan sekolah pertama sejak Kabupaten Kepulauan Mentawai berdiri sendiri dari kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, dan Kortapun memberikan apresiasi atas kualitas   pembangunan gedung SMP yang menurut rencana bakal dijadikan cagar budaya di Mentawai.

Dibagian lain, Korta juga berpesan kepada kepala SMP GKPM agar aktif dalam melaksanakan tugas dan tidak segan  baik melakukan diskusi dengan pemerintah daerah atau pimpinan daerah, bila mengalami kendala dalam proses belajar mengajar.

“Kepala sekolah tidak hanya berpikir mengurus anak-anak, bukan, kepala sekolah harus menjaga fasiltas sarana pendukung lain, menggerakkan semua elemen yang ada, ada pemerintah, jangan merasa sendiri, sehingga tanggung jawabnya sendiri, bukan, tanggung jawab kita, tanggung jawab publik, tanggung jawab semua orang,” pungkas  Kortanius. (Suntoro)