Rabu, 30 Oktober 2019

Wabup.Mentawai Kortanius Sabeleake (tengah kaos biru)didampingi kadis pariwisata Joni Anwar berfoto bersama peserta pelatihan
SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT- Wakil Bupati Mentawai Kortanius Sabeleake membuka pelatihan tata kelola destinasi pariwisata di aula Kantor Desa Sipora Jaya SP II Kecamatan Sipora Utara.

Pelatihan destinasi pariwisata itu diikuti peserta dari perwakilan desa dan organisasi pemerhati alam dan wisata serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berjumlah 40 orang, serta menghadirkan narasumber yakni ketua dekranasda Ny. Rosmaida Yudas, Ibu Dewi Purba pelatihan tatakelola destinasi wisata dilaksanakan selama tiga hari, dimulai tanggal 30 s/d 01 November 2019.

Pada sambutannya,  Wabup Kortanius berharap kepada para peserta pelatihan nantinya dapat membangkitkan dan mengelola objek wisata di wilayah maupun desanya.

"Mari menggerakan semua lini yang ada di desa. Mengerakan masyakarakat untuk peduli dengan wisata karena dengan wisata kita bisa membangun desa, meningkatkan APBDes,"ujar Kortanius

Tidak hanya itu,  lanjut Korta, peningkatan pariwisata juga dapat meningkatkan perekonomian desa setempat dan masyarakat bisa menjual berbagai kuliner khas kearifan lokal dan cindermata desa tersebut.

Hal tersebut tegas Korta, sesuai dengan visi Mentawai Mantap, unggul di bidang Pariwisata, karena mempunyai segudang objek wisata alam yang banyak ke indahan, patut dijual untuk kemakmuran masyarakat.

Korta juga  mengajak para peserta pelatihan bisa berinovasi membangun objek pariwisata di desanya masing-masing.

"Pariwisata bisa membangun sebuah desa menjadi desa mandiri, ini dilakukan sejumlah desa di Mentawai . Jadi mengapa kita yang kaya objek wisata tidak melakukannya," ucap  Kortanius

Korta yakin dengan pengelolaan yang baik, maka Pariwisata Mentawai akan mendongkrak semua sektor, membuka ruang ekonomi, menggali pemahaman tentang budaya.

Korta  berharap kepada para pelaku wisata harus jauh melihat potensi pada setiap desa terutama tentang  objek wisata, interaksi tiap desa maupun masyarakatnya.(SS)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK