Kamis, 30 Mei 2019

Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet bersama kepala daerah  lainnya penerima penghargaan

Jakarta - Kerja keras penuh dedikasi, dengan program terukur yang dicanangkan Bupati Kepulauan Mentawai Provinsi Sumatera Barat Yudas Sabaggalet untuk membangun daerahnya mulai menuai hasil yang membanggakan.  Setidaknya sudah 4 penghargaan tingkat nasional yang diraih sebagai pengakuan untuk prestasi kerjanya dalam melakukan pengelolaan  daerah melalui program-program kreatif dan inovatif untuk memajukan daerah yang berjuluk “Bumi Sikerei” ini di level nasional..

Sebut saja dalam Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Perdesaan (PNPM-MPd) Juni 2013, Yudas didaulat menerima penghargaan “ Sikompak Award”  pada kategori Pemdamping Lokal (PL) daerah ekstrim terbaik oleh Kementrian Dalam Negeri RI.  Kemudian pada Desember 2014, Pemerintah melalui Kementrian Sosial RI  juga menganugrahkan  “ Karta Adhi Dharma” kepada Yudas Sabaggalet dalam kiprahnya sebagai pembina terbaik Karang Taruna, dengan dukungan  pendanaan melalui Alokasi Dana Desa (ADD) untuk kegiatan kepemudaan melalui wadah Karang Taruna di setiap desa yang dikembangkan di daerah yang dipimpinnya.
Kemudian tahun ini, pada acara puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXII 2015 yang dipusatkan di Lapangan Sunburst BSD, Kota Tanggerang Selatan, Sabtu (1/8/2015), kembali Pemerintah Pusat melalui Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menganugrahkan “Manggala Karya Kencana” Kepada Yudas Sabaggalet yang dinilai sebagai sosok yang mempunyai dedikasi tinggi terhadap program kependudukan dan keluarga sejahtera.

" Bapak bupati dinilai sebagai salah satu kepala daerah yang sangat peduli dan berperan menonjol dalam penyelenggaraan Program Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Sejahtera, salah satunya melalui program PKK khususnya di Kabupaten Kepulauan Mentawai," ungkap Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Perempuan dan Keluarga Berencana (BPMPB) Kabupaten Mentawai, Joko Harianto yang juga mendampingi Bupati Yudas pada acara itu.

Sementara, Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet usai menerima penghargaan itu kepada wartawan menyatakan rasa bangga dan terima kasih kepada Tuhan YME, dan juga kepada dinas instansi terkait seperti BPMP-KB, Dinas Pendidikan dan Kesehatan Mentawai juga kepada insan pers yang telah membantu dalam meng-informasikan apa yang telah dia perbuat khususnya di bidang percepatan pembangunan di Mentawai kepada publik dan sampai ke pusat.


“Penghargaan ini menjadi motivasi bagi pemerintah Mentawai, dan bagi kita semua untuk melakukan sesuatu lebih baik lagi ke depan dalam hal menyukseskan Program kependudukan, keluarga berencana dan Keluarga Sehat Sejahtera, dan khusus saya sampaikan kepada insan pers yang sangat membantu menyebarkan  informasi, sehingga apa yang kita buat di Mentawai dalam pengembangan pembangunan ini dapat diketahui olah semua pihak termasuk pemerintah pusat ” kata Yudas didampingi Kepala BPMP-KB Joko Harianto, Kepala Dinas Kesehatan Lahmuddin, dan Kepala Dinas Pendidikan Sermon Sakerebau  kepada wartawan usai menerima penghargaan tersebut..

Dia menyadari adanya potensi sumber daya alam (SDA) yang ada di Kepulauan Mentawai terutama di sektor  pariwisata. Namun, disisi lain sebagai putra asli daerah  kelahiran Madobag Siberut Selatan Mentawai, Februari 1964 Yudas juga mengakui persis  bahwa sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki daerah berjuluk Bumi  Sikerei ini minim. Begitu juga infrastruktur dasar  seperti akses jalan, transportasi dan listrik.

Oleh sebab itu, sejak memegang tampuk  kepemimpinan dari Desember 2011 lalu, Yudas lebih memfokuskan diri pada program pembangunan sumber daya manusia bukan saja melalui pendidikan formal tapi juga pembangunan SDM yang berkarakter yang melibatkan keluarga, dan adanya sinergi lintas sektoral dijajaran pemerintah yang dipimpinnya.
“Total penduduk kita ada 78 ribu jiwa lebih, tapi angka kemiskinan masih mencapai 16,20 persen, ini terjadi karena masih rendahnya kualitas SDM. Untuk itu kita libatkan seluruh lintas sektoral untuk membangun sumber daya manusia yang berkarakter,” Ujarnya
 
Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet bersama pimpinan daerah  lain berfoto bersama Sekjen Kemendagri
Kata Yudas Masalah Kependudukan, bukan lagi hanya bicara tentang program KB,pemasangan kontrasepsi dan lainnya, tapi di Mentawai masalah kependudukan ini sudah mempunyai paradigma baru,yaitu lebih terfokus dari adanya peran aktif masyarakat dalam membangun masyarakat tangguh, menuju keluarga sehat, dan cerdas terutama dengan  penanganan generasi muda yang bukan saja melalui pendidikan, tapi juga adanya pemahaman hati atau karakter dengan adanya keterlibatan antar lintas sektor untuk membangun sumber daya manusia yang berakhlak dan berkualitas.

Dalam program pengembangan SDM tersebut, melalui pendidikan, sedikitnya  400 warga Mentawai sudah disekolahkan ke perguruan tinggi terbaik di pulau Jawa oleh Pemkab Mentawai, dan seiring melalui program  pengembangan potensi SDM itu Pemkab Mentawai juga melibatkan peran aktif keluarga melalui program PKK.

“Saya simak pidato Bapak Presiden tadi, bahwa memang dalam keluarga memiliki peran yang sangat penting dalam membangun peradaban bangsa, Bangsa akan menjadi kuat dan sejahtera, jika di dalam keluarga terbentuk sebuah karakter serta kepribadian generasi bangsa. Ini artinya penanaman sikap budi pekerti juga menjadi tanggung jawab keluarga dan kita semua dalam membentuk SDM,” Ujar Yudas yang juga didampingi istrinya Rosmaida Yudas.

Penghargaan yang diserahkan Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) RI, dr Surya Chandra Surapaty MPH PhD, kepada 44 kepala daerah, mulai gubernur, bupati, wali kota, termasuk tim penggerak PKK Provinsi serta perorangan. Puncak peringatan Harganas XXII itu turut dihadiri Presiden RI, Ir Joko Widodo dan istri, para menteri kabinet kerja, gubernur serta bupati dan wali kota se-Indonesia. (dio/sn)


0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

LINTAS BERITA ASOSIASI LPPL SUMBAR

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK