Lintas Berita Asosiasi LPPL Sumbar

Jumat, 03 Mei 2019

Suasana pemilihan ketua Karang Taruna Desa Tuapejat yang digelar Jumat malam (3/5).
SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT- Adrian kembali terpilih untuk memimpin organisasi kepemudaan, sosial kemasyarakatan Karang Taruna Desa Tuapejat periode 2019-2022 setelah pada pemilihan ketua Karang Taruna yang digelar di kantor desa setempat sampai pukul 21.00 wib Jumat (3/5l) secara demokrasi mayoritas suara pemilih  kembali mempercayakan kepadanya.

" Saya mengucapkan terima kasih khususnya kepada seluruh pemuda dan juga masyarakat desa Tuapejat, yang telah memberi amanah kepada saya kembali untuk memimpin karang taruna ini, " kata Adrian usai pemilihan.

Ia juga  mengajak  seluruh pemuda karang taruna Desa Tuapejat untuk sepakat  membangun Desa yang maju dan bisa bersinergi dengan Pemerintah Desa, dan juga berharap agar di desa Tuapejat  jangan sampai ada  perbedaan, gesekan antar kelompok atau pemuda, karena kata Adrian pada hakekatnya semua manusia adalah saudara.

Sementara itu Kepala Dusun Camp, Geli Nehe yang mewakili Kepala Desa Tuapejat mengatakan,   Karang Taruna merupakan satu dari sekian banyak potensi untuk menuju masyarakat yang sejahtera. Sebab itu, Ketua terpilih dan pengurus karang taruna disetiap bidang harus mengambil peran.
Apalagi fokus pembangunan saat ini ada di kawasan pedesaan. Sehingga Karang Taruna diminta agar menjadi yang terdepan membangun desa.

“karang taruna merupakan mitranya Desa, paling tidak sebagai pengawas untuk bisa membangun desa” tuturnya.

Ia menambahkan, Karang taruna selalu meliputi kegiatan apapun itu dalam bentuk yang positif, seperti dalam bidang ekonomi, olahraga, keterampilan, keagamaan dan kesenian sesuai dengan tujuan didirikannya karang taruna yakni untuk memberikan pembinaan dan pemberdayaan kepada pemuda.

Di tempat yang sama, Bujang Samoiri selaku Ketua Panitia pemilihan Ketua Karang Taruna Desa Tuapejat menjelaskan, dari 4 kandidat calon Ketua tersebut, 1 calon kandidat nomor urut 3 dianggap gugur dikarenakan calon tersebut tidak hadir saat pemilihan.

"calon ketua karang taruna ada 4 orang, tapi satu orang calon kita gugurkan dalam pemilihan, karena calon bersangkutan tidak menghadiri pemilihan. Itu kita lakukan sesuai kesepakatan bersama "  pungkasnya. (Nbl)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK