Lintas Berita Asosiasi LPPL Sumbar

Selasa, 23 April 2019

Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Kortanius Sabeleake

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT – Wakil Bupati Kepulauan Mentawai, Kortanius Sabeleake menegaskan potensi kekayaan alam yang dimiliki Kabupaten kepulauan Mentawai seharusnya mampu mendongkrak ekonomi masyarakat untuk terlepas dan jauh dari kemiskinan.

"alam kita kaya, tidak pantas masyarakat Mentawai itu miskin. Cuma kita hanya jadi penonton dengan tidak mampu menjadi pelaku usaha" Ujar Wabup Kortanius pada  acara Sidang Sinode Kerja Gereja Kristen Protestan di Mentawai (GKPM) di Gedung GKPM Jemaat Mandiri Tuapeijat Selasa, (23/4)..

Ia mengatakan, pergerakan ekonomi dipengaruhi oleh tumbuh kembangnya pelaku usaha. Semakin tinggi dan banyak pelaku usaha di suatu daerah, maka dinamika ekonomi daerah juga akan semakin cepat dan samakin maju.

"suatu daerah itu maju dipengaruhi oleh berkembangnya pelaku usaha " ujarnya.
Pertumbuhan ekonomi menunjukkan sejauh mana aktivitas perekonomian akan menghasilkan tambahan pendapatan masyarakat pada suatu periode tertentu.

Ia mengharapkan, dengan menggunakan sumber daya alam yang ada, mampu menginventarisir potensi sumber daya alam  untuk merancang dan membangun perekonomian daerah.

Lebih lanjut ia menuturkan, terlebih dalam era digital saat ini, untuk dapat sukses dalam usaha tidak harus memIliki aset ataupun modal yang besar, tetapi bertumpu pada kemampuan dan jaringan yang dimiliki pengusaha tersebut..

Kortanius mengajak agar semua masyarakat memiliki antusiasme yang tinggi terhadap dunia usaha, agar Mentawai dapat bergerak dari sisi ekonominya.

"jadi kalau buka usaha tak perlu modal banyak, cukup posting dagangannya di media sosial, kita sekarang kan sudah di zaman modern" ujarnya.

Orang nomor dua di Kepulauan Mentawai itu mengatakan, dengan semakin terbukanya akses bagi masyarakat, seperti jalan dan jaringan internet,  masyarakat bisa menjadi pelaku usaha dengan menjual hasil pertanian bagi petani dan menjual hasil laut bagi nelayan serta mampu bersaing dengan pelaku usaha dari luar Mentawai.

"dengan adanya akses saat ini, masyarakat bisa menjadi pelaku usaha  secara langsung dan bebas menjual hasil pertanian dan perikanan dan tidak menjadi penonton " pungkasnya. (Nbl)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK