Senin, 08 April 2019


SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT - Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet meminta logo Festival Pesona Mentawai (FPM) harus mencerminkan aspek budaya dan sosial masyarakat Mentawai.

" Kalau kita berbicara pembuatan logo Festival Pesona Mentawai itu tidak sembarangan, tidak melihat dari ketertarikan saja, melainkan memiliki unsur budaya masyarakat Mentawai, sebetulnya sifatnya sakral," Kata Bupati Yudas pada pengarahan rapat persiapan pelaksanaan Festival Pesona Mentawai (FPM) di Tuapejat, Senin (8/4).

Logo yang dibuat untuk Festival Pesona Mentawai Tahun 2019, menurut Yudas belum memiliki nilai atau filosofi aspek budaya Mentawai, untuk itu dia meminta agar logo FPM itu bisa dikaji ulang, dan nantinya bisa dijelaskan makna dari setiap bagian logo FPM itu.

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Mentawai Joni Anwar mengatakan pihaknya akan melakukan perbaikan terhadap logo yang sudah di disain dan menyiapkan argumentasi yang menjelaskan makna dari setiap sudut dan warna logo tersebut.

" Karena ada pergantian pimpinan dan kebetulan saya dipercaya menjadi kepala Disparpora dan sekarang baru minggu ke empat saya di Disparpora, untuk itu saya harus tau dulu apa arti dari logo yang sudah dibuat ini, sementara kita terus melakukan perbaikan dan penyempurnaan, karena logo yang sudah ada ini belum dipatenkan, " pungkasnya. (red)

0 komentar:

Posting Komentar

PEMBANGUNAN
KESEHATAN
PERISTIWA
Diberdayakan oleh Blogger.
Photobucket
JURNALISTIK
SOSOK