Lintas Berita Asosiasi LPPL Sumbar

Minggu, 02 September 2018


SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT — Festival panah tradisional Mentawai akan tampil berbeda dengan pelaksanaan tahun sebelumnya, dimana tahun 2018 ini akan dilakukan di dalam hutan, yang menggambarkan  pemanah Mentawai persis sedang melakukan perburuan.

Hal itu dikatakan Kepala Bidang Promosi Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Mentawai Matheus Samangilailai kepada Media Center baru-baru ini di ruang kerjanya.

"Sebelumnya kegiatan lomba panahan tradisional Mentawai dilaksanakan di lapangan, sedangkan tahun ini akan kita laksanakan di dalam hutan, seolah-olah tampak sedang melakukan perburuan, " ungkapnya..

Ia menyebutkan kegiatan merupakan upaya untuk melestarikan tradisi berburu masyarakat Mentawai yang dinilai sudah mulai terkikis oleh zaman," Panahannya tetap ada sasaran seperti Panahan modern, namun pelaksanaan nya di hutan, " ujarnya.

Ia menjelaskan perburuan yang dilakukan masyarakat Mentawai tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan hidup, namun merupakan salah satu tradisi ritual yang harus dijalani.

"Kalau panahan modern kan hanya sebatas olahraga, kalau panahan Mentawai untuk melakukan perburuan di hutan, sebelum berburu terlebih dahulu pemburu melakukan ritual dan berdoa, " paparnya..

Menurutnya potensi keahlian memanah perlu dikembangkan di Mentawai, khususnya bagi generasi muda Mentawai, sebab panahan merupakan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan baik tingkat Kabupaten, Provinsi maupun tingkat nasional.

" Seandainya potensi ini kita garap dan pemanah Mentawai tampil pada ajang panahan tingkat Nasional, maka Mentawai akan lebih dikenal banyak orang, yang nantinya berbutut pada kemajuan pariwisata Mentawai, khususnya wisatawan budaya, " timpalnya.

Lebih lanjut dikatakannya festival Panahan Tradisional tersebut merupakan rangkai kegiatan Festival Pesona Mentawai yang akan digelar pada Bulan awal November 2018 di Kecamatan, Siberut Selatan. Selain lomba panahan juga akan ada berbagai kegiatan seperti tahun sebelumnya diantaranya selaju sampan, seminar budaya, Lomba cipta lagu Mentawai dan kegiatan lainnya. (Red)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK