Iklan

Harga Bahan Sembako di Tuapejat Mulai Beranjak Normal

Kamis, 27 Januari 2022, Januari 27, 2022 WIB Last Updated 2022-01-27T16:40:32Z

ilustrasi aktivitas jualbeli di salah satu kedai kebutuhan sembilan bahan pokok di Tuapejat

SASARAINAFM.COM | TUAPEJAT -
  Harga bahan-bahan sembako sempat melonjak tinggi di Kabupaten Kepulauan Mentawai khususnya di wilayah Ibukabupaten Tuapejat, Sipora Utara sejak hari raya Natal 2021 hingga awal Tahun baru 2022.


Tidak hanya Ibu-ibu rumah tangga yang mengeluh terkait naiknya harga beberapa bahan sembako, namun juga para pedagang makanan turut terimbas.


Hottua Sinaga, pemilik Warkop Hot di Tuapejat mengatakan bahwa kenaikan harga bahan pokok memang biasanya terjadi pada setiap Natal dan Tahun baru dan terdampak pada penurunan profit penjualan.


"Kenaikan harga sembako sangat memberatkan bagi konsumen sekaligus kami yang memiliki usaha kuliner atau kafe. Dampaknya, ada beberapa menu yang harganya kita naikkan dan akibatnya penjualan menurun,"tutur Hottua Sinaga di Sipora Utara, Senin (24/01/2022).


Misalnya, aneka jus yang biasanya dibanderol seharga Rp,13.000 per gelas dijual menjadi Rp,15.000 per gelasnya.


Sementara itu, kata Hottua, harga jual menu makanan masih dibanderol dengan harga yang sama meskipun harga bahan pokoknya meroket seperti telur yang tembus hingga ke harga Rp, 58.000 per 30 butir.


Berdasarkan pantauan reporter Sasaraina di salah satu kedai di Tuapejat, beberapa harga bahan sembako sudah beranjak turun meskipun masih ada sebagian yang masih naik harganya.


Harga bahan sembako yang turun diantaranya, Cabe merah turun dari harga Rp,34.000 per kilogram menjadi 30.000 per kilogram. Telur turun secara bertahap dari 45.000 menjadi 42.000 per 30 butir, 


Bawang merah dari harga Rp,32.000 ke 30.000 per kilogramnya, minyak manis kemasan dua liter sebelumnya dijual Rp,41.000 menjadi Rp, 31.000, sedangkan minyak manis kemasan satu liter turun dari harga Rp,21.000 menjadi Rp,16.000.


Sementara itu, harga cabe rawit masih bertahan dengan harga Rp,60.000 dari harga normal Rp,36.000 per kilogram.


Bawang putih masih Rp,32.000 per kilogram, Beras rambe dan sejenisnya Rp, 120.000 per 10 kilogram.


Kemudian, harga gula naik dari Rp, 14.000 ke 15.000 per kilogram dan tomat dari Rp,12.000 ke 14.000 per kilogram.


Ade, penjaga warung Reza di Tuapejat mengatakan bahwa harga sembako naik karena harga belinya juga naik dari Kota Padang.


"Sayur rata-rata harganya normal, yang naik itu harga bahan sembako lainnya. Kenaikan harga biasa terjadi saat Natal dan tahun baru,"pungkasnya.(KS)

Komentar
Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE. #JernihBerkomentar
  • Harga Bahan Sembako di Tuapejat Mulai Beranjak Normal

Terkini

iklan2

bikin-website-iklan

Iklan