Layanan BPJS Online Dengan Applikasi di Play Store dan App Store |
SASARAINAFM.COM,TUAPEJAT
- Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS)
Kesehatan memberikan kemudahan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional
Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) melalui sistem aplikasi online yang dimulai
2018 lalu. Salah satunya yaitu aplikasi Mobile JKN pada mobile phone android.
"Dengan
Mobile JKN, peserta JKN-KIS bisa menggunakan kartu digitalnya, peserta mandiri
bisa mengecek tagihan preminya, dan melihat aktif tidaknya kartunya, "
tutur Antoni Rahmat Kepala Kantor BPJS Mentawai saat ditemui Sasaraina di ruang
kerjanya, kamis(10/01/2019).
Lebih
lanjut ia menerangkan bila kartu hilang atau tertinggal, cukup dengan menunjukkan kartu elektronik di
mobile JKN..
"Tinggal
tunjukkan kartu elektronik, sertakan
lampiran KTP sebagai Verifikasi petugas di sana, " katanya. Ia mengatakan
bahwa sebenarnya pihaknya sudah melakukan sosialisasi.
"Kendalanya,
tidak semua masyarakat menggunakan handphone android, hanya kalangan tertentu
saja. Kemudian, di daerah-daerah tertentu jaringan internet juga belum optimal,
" ungkap Antoni.
Sementara
itu Puskesmas Mapaddegat salah satu Puskesmas di Sipora Utara, masih dalam tahap berkoordinasi dengan pihak
Dinas Kominfo terkait pemasangan dan penyetelan kuota jaringan wifi dalam
rangka penyelenggaraan sistem BPJS online.
Selanjutnya,Antoni
menerangkan bahwa ada sistem pelayanan atau aplikasi yang digunakan fasilitas
kesehatan tingkat pertama yakni aplikasi P-care /Primary care.
"P-care /Primary care merupakan fasilitas yang dimanfaatkan oleh puskesmas, klinik, ataupun dokter yang bekerjasama
dengan BPJS. Pada aplikasi aplicare, petugas faskes bisa mengakses / input
data, maupun membayar tagihan melalui aplikasi tersebut," ujarnya.
P-care /Primary care tersebut ia katakan sebenarnya sangat bermanfaat dan membantu petugas faskes
maupun masyarakat. Melalui aplicare, petugas tidak perlu membuat laporan
manual, menyediakan blangko, karena
ketika diinput tinggal print saja jika perlu untuk rujukan. Juga, bisa
melakukan penagihan klaim ke BPJS setelah input data di aplicare.
"Aplikasi P-care /Primary care juga sangat membantu pasien yang ingin dirujuk. Petugas dapat melihat
Rumah Sakit mana yang terdekat dan tersedia dokter spesialis nya sehingga bisa
meminimalisir biaya transportasi dan tidak harus dirujuk ke RSUD Mentawai jika
tidak ada layanannya, " terang Antoni.
Selain
itu, puskesmas yang melakukan rujukan ke RS secara otomatis sudah
teregistrasi rujukannya ke RS tujuan.
Ia
mengimbau agar masyarakat bersedia mendaftarkan diri sebagai peserta JKN KIS
dan jika benar-benar tidak mampu bisa
melapor ke perangkat desa atau ke Dinas Sosial untuk mendapatkan bantuan
pembayaran premi keluarga setiap bulannya. Bagi peserta mandiri, bisa menggunakan sistem pembayaran auto debit
untuk menghindari kelupaan. (KS)