Pemkab Mentawai Bakal Lakukan Tes Swab Bagi ASN Dan Honorer - SasarainaFM

Breaking

radio

Kamis, 04 Juni 2020

Pemkab Mentawai Bakal Lakukan Tes Swab Bagi ASN Dan Honorer

Lahmudin Siregar saat memberikan keterangan pers di Tuapeijat.
SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT- Dalam rangka penertiban ASN dan tenaga kontrak ( honorer)  untuk kembali beraktivitas pada era new normal serta pencegahan penyebaran pandemi Covid-19 dari PPT tersebut di Mentawai, Sekretaris daerah Kepulauan Mentawai, Martinus Dahlan menyurati pimpinan OPD untuk menginstruksikan ASN dan tenaga kontrak yang kembali dari wilayah terjangkit untuk melakukan tes swab atau  PCR di Puskesmas Mapaddegat Kamis (4/6/2020) jam 08.00 WIB - selesai dan
Jumat (5/6/2020) jam 16.00 WIB - selesai di RSUD.

Lahmuddin Siregar, Jubir gugus tugas pencegahan Covid-19 Mentawai berharap semua pihak turut mendukung pelaksanaan swab tersebut.

"Semakin cepat ditemukan, semakin cepat memutus mata rantai penyebaran virus Corona ini. Dengan demikian akan dilakukan perawatan pada orang yang terpapar agar tidak semakin parah dan menyebar kepada yang lainnya," ujar Lahmuddin, Rabu (3/6/2020).

Ia menambahkan agar ASN dan tenaga kontrak tetap menjaga stamina dan disiplin menjalankan protokol kesehatan.

Pelaksanaan tes swab tersebut dilakukan untuk menjamin keamanan dan keselamatan saat bekerja.

"Swab dilakukan agar ASN yang dari wilayah terjangkit bisa langsung bekerja  swab dua kali negatif bisa langsung bekerja seperti biasa. Kita ambil 14 hari kebelakang semuanya. Terutama yang terakhir diperintahkan kembali ke Mentawai," imbuh Lahmuddin.

Ia memohon dukungan dan kesadaran semua pihak dan bagi yang baru tiba di Mentawai agar melakukan karantina mandiri.

Jika ada oknum yang menghindar untuk dilakukan tes swab, pihaknya akan berupaya berkoordinasi dengan pimpinan instansi tersebut untuk meminta personilnya mengikuti protokol kesehatan era new normal.

"Jangan dihindari, kita semua saling mendukung satu sama lain. Jika dibiarkan bisa terjadi fenomena gunung es dan gelombang demi gelombang," pungkasnya.(KS)