Bupati Mentawai Optimis Pengembangan Bandara Rokot Jadi Tahun Ini. - SasarainaFM

Breaking

radio

Jumat, 24 Januari 2020

Bupati Mentawai Optimis Pengembangan Bandara Rokot Jadi Tahun Ini.

Bandara Rokot Mentawai
SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai optimis pembangunan pengembangan Bandar Udara Rokot, Kecamatan Sipora Selatan bakal jadi Tahun ini, dimana pemerintah  pusat siap mengucurkan dana sebesar Rp 450 Miliar untuk pengembangan bandara tersebut.

Hal itu disampaikan Bupati Kepulauan Mentawai Yudas Sabaggalet usai meresmikan Jembatan Mapadegat, Desa Tuapeijat, Kecamatan Sipora Utara Kamis  (23/01), dimana kata Yudas pengembangan bandara rokot menjadi focus pembanguan awal Tahun ini.

“Kita berikan tenggat waktu kepada pihak terkait untuk penyelesaian persoalan lahan bandara rokot sampai akhir Januari bulan ini,” papar Yudas

Ia menyebutkan sekarang ini pihaknya mati-matian berjuang untuk pembangunan lapangan terbang, dimana kata Yudas setelah jadi lapangan terbang tersebut bisa didarati oleh pesawat jenis ATR.

 “kalau sudah selesai lapangan terbang itu sudah bisa dari Mentawai terbang ke  Batam, dari Mentawai sudah bisa langsung ke Pekan baru, bisa langsung ke Bengkulu, ke Lampung, ke Bali, kalau bisa langsung ke Jakarta, begitu juga sebaliknya,” timpalnya.

Lebih lanjut dikatakannya pengembangan landasan pacu dari semula 800 Meter dikembangkan menjadi 1600 menter, sehingga bisa didarati pesawat jenis ATR.

“ Di Nias saja sekarang sudah ada pesawat dari Jakarta menuju Nias, kenapa kita di Mentawai tidak bisa, minimal ATR sudah bisa, nah kalau itu terjadi banyangkan Mentawai semakin cepat keluar dari status daerah 3T,” tukasnya.

Ia menyebutkan sebetulnya tidak ada lagi persoalan lahan, hanya saja ada beberapa orang lagi yang  belum menerima keputusan ganti rugi, selanjunya kata Yudas pihak terkait sudah memberikan pemahaman kepada masyarakat.

“Ada sekitar 12 orang lagi yang belum selesai, tetapi kita sudah cari jalan keluarnya lewat lembaga-lembaga resmi dan sekarang sudah berproses untuk mengantisipasi anggaran tersebut tidak lepas ke daerah lain,  saya pasang badan, kita optimis sertifikat lahan bisa terkejar akhir bulan Hanuari ini,” pungkasnya. (Red)