Our social:
Photobucket
Loading...
LPPL Radio Sasaraina Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai Sumatera Barat │Media Informasi dan Edukasi Masyarakat Mentawai │Jl. Raya Tuapeijat KM.2 Sipora Utara Kabupaten Kepulauan Mentawai │Interaktif +62 82390747044 │Whatsapp +628116642768 │e-mail : sasarainaradiofm@gmail.com │website : www.sasarainafm.com │Matikan player audio streaming disamping, bila Anda ingin mendengar dan melihat live video streaming │

BMKG Sumbar Bakal Pasang Sensor Pendeteksi Tsunami di Mentawai

Wakil Bupati Mentawai Kortanius Sabeleake saat menerima rombongan BMKG Sumbar di kantor Bupati di Tuapeijat
SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT-  Badan Meteorologi dan Klimatologi Geofisika (BMKG) Provinsi Sumatera Barat berencana membangun alat sensor bencana alam terutama Tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Koordinator BMKG Sumatera Barat, Irwan menyebutkan alat sensor bencana alam yang bakal di bangun di Mentawai berupa empat alat sensor shelter sensor seismik broadband seismograph, dengan tujuan untuk merapatkan jaringan.

" kita telah memohon izin kepada bapak wakil bupati, pak sekda serta asisten pada pertemuan tadi untuk memasang empat alat sensor shelter sensor seismik broadband seismograph, dengan tujuan untuk merapatkan jaringan, " kata Irwan di Tuapeijat, Senin (13/1/2020)

Ia menjelaskan untuk mendapatkan data yang akurat minimal suatu daerah harus memiliki 4 buah sensor shekter, sejauh ini Mentawai hanya memiliki 2 buah sensor shelter sehingga tidak maksimal untuk memberikan data jika terjadi suatu bencana di daerah tersebut.

"Dengan ditambahnya empat sensor ini maka akan ada enam sensor di Mentawai, otomatis dari data Mentawai saja kita bisa memberi peringatan dini selama tiga menit terjadinya Tsunami kepada masyarakat Mentawai," Ungkapnya.

Menurut Irwan, dengan bertambahnya  empat alat sensor  pendeteksi bencana itu, maka di Mentawai telah terpasang enam alat sensor pendeteksi bencana secara maksimal.

Selain itu, kata Irwan pihaknya juga akan  memasang  peralatan yang bisa memproses data melalui sensor yang ada di Mentawai, kemudian data tersebut  dapat langsung diakses dari tempat kejadian langsung ke pusat melalui komunikasi satelit.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Kepulauan Mentawai, Novriadi mengatakan 2 alat sensor sebelumnya terletak di Siberut Utara dan Pagai Selatan,  sedang 4 lagi yang rencana dipasang di yaitu di Kecamatan Siberut Barat, Kecamatan Siberut Barat Daya, di Sipora Utara di Kantor BPBD, kemudian di Puskesmas Malakopa, Kecamatan Pagai Selatan.
(Suntoro).

0 Comments:

Posting Komentar