Melalui Percepatan Pembangunan, Bupati Mentawai Optimis Daerah Yang Dipimpinnya Bisa Keluar Dari Status 3T - SasarainaFM

Breaking

radio

Minggu, 29 Desember 2019

Melalui Percepatan Pembangunan, Bupati Mentawai Optimis Daerah Yang Dipimpinnya Bisa Keluar Dari Status 3T

Bupati Mentawai Yudas Sabaggalet Menanda tangani prasasti peresmian jembatan Monga 

SASARAINAFM, MONGA - Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai  terus melakukan terobosan dalam melakukan percepatan pembangunan di berbagai sektor, agar bisa keluar dari status  Daerah 3T yakni Tertinggal, Terdepan dan Terluar.

" Kami ingin sampaikan kepada media dan Masyarakat, bahwa pembangunan itu jangan dilihat apa yang ada sekarang, tetapi lihatlah Mentawai sebelum ada pembangunan, jadi ada perbandingan dan sekarang jauh berbeda, maka progres pembangunan selalu ada, jangan kita saling menyalahkan, kita harus optimis membangun Mentawai, "   kata Yudas Sabaggalet kepada media usai meresmikan jembatan Monga, Desa  Mara, Kecamatan Sipora Selatan, Sabtu (28/12).

Ia menyebutkan bahwa Pulau Sipora merupakan Pusat Kabupaten yang merupakan pulau yang pertama kali dilihat oleh pengunjung, untuk itu perlu percepatan pembangunan, dimana kata Yudas berdasarkan permintaan masyarakat melalui DPRD Mentawai pada Tahun anggaran APBD 2021 akan merencanakan pembangunan dua jembatan.

Dua jembatan itu antara lain Jembatan Nemnemleleu dan jembatan sagici dengan panjang bentang masing-masing antara 30-40  Meter, keduanya berada di Desa Nemnemleleu Kecamatan Sipora Selatan, dimana nanti jembatan itu akan menghubungkan bagian selatan pulau Sipora, yang mana di sana ada Katiet, Desa Bosua, yang banyak dikunjungi oleh wisatawan selancar mancanegara.

"Untuk mendukung wisata di katiet, kita akan benahi jalan dan jembatan penghubung, dan pada anggaran tahun 2021 akan kita lihat dan rencanakan pembangunan dua jembatan itu, hal ini juga merupakan permintaan masyarakat melalui DPRD, nah kita harus optimis membangun, kalau persoalan waktu itu adalah persoalan lain, yang penting kita optimis dengan percepatan pembangunan kita bisa keluar dari status 3T," paparnya.

Dalam kesempatan itu salah satu Anggota DPRD Mentawai Ibrani yang juga merupakan Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Mentawai mengatakan hal senada bahwa pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan masih merupakan program prioritas, dimana sebagai Anggota DPRD ia menyampaikan aspirasi rakyat.

"Kita di DPRD hanya bisa berteriak menyampaikan aspirasi masyarakat, yang menjadi penentu tetap tanda tangan bapak Bupati, untuk itu kita patut berterima kasih kepada beliau, dan kita tunjukkan rasa terima kasih kita dengan cara menjaga dan memanfaatkan fasilitas yang ada sekarang ini, kedepan masih banyak lagi pembangunan yang kita minta," pungkasnya. (Red).