Rabu, 07 Agustus 2019

SASARAINAFM.COM | TUAPEIJAT- Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kepulauan Mentawai, Hatisama Hura optimis bahwa persediaan hewan kurban untuk perayaan Idul Adha 1.440 H tahun 2019 mencukupi di Mentawai, meskipun
hingga saat ini pihaknya masih belum dapat memastikan jumlah hewan kurban tersebut hingga minggu (11/8).

Hatisamahura  mengatakan bahwa hewan kurban yang biasanya tersedia yaitu sapi, kerbau, dan kambing..

"Hewan kurban yang dominan di Mentawai adalah sapi karena masyarakat lebih banyak memelihara sapi dan selain itu dagingnya lebih banyak dikonsumsi daripada kambing atau kerbau, " ujar Hatisama Hura di DKPP, Selasa (6/8).

Selanjutnya ia mengatakan, biasanya jumlah hewan kurban meningkat setiap tahunnya. Seperti pada Tahun 2017 ada 154 kurban. Tahun 2018 meningkat menjadi 187 ekor diantaranya, sapi 159 ekor, kerbau 7 ekor, kambing 21 ekor.  87 ekor sapi tersebut dari Mentawai, 72 ekor lagi dari Padang.

"Tahun ini ketersediaan hewan kurban sekira 150 ekor sapi lokal Mentawai, 30- 40 ekor lagi dari Padang," imbuh Hatisamahura..

Harga pasaran sapi di Mentawai katanya, dibandrol Rp 15-20 juta, kerbau Rp 25-30 juta, dan kambing bisa mencapai Rp 3 juta.

"Tahun 2019  ini jumlah hewan sapi yang terdaftar sebanyak 1.101 ekor,  kerbau 138 ekor, kambing 757 ekor sekabupaten Kepulauan Mentawai.

Meskipun sapi cukup banyak, namun terkadang peternak tidak mau menjual ternaknya sehingga kita antisipasi dengan mendatangkan ternak dari luar," katanya

Sementara terkait pemeriksaan hewan kurban seharusnya ada pemeriksaan ante mortem (saat ternak masih hidup di tempat penampungan) dan post mortem (sesudah mati).
"SOP nya sudah ada. Setiap ada kurban seharusnya disampaikan ke DKPP untuk dicek oleh Veteriner (dokter hewan) kita apakah ternak tersebut layak / memenuhi syarat kesehatan oleh,"imbuhnya.

Di Mentawai sendiri dokter hewan dan tim medis hewan yang bisa memeriksa kesehatan ternak sudah tersedia di kecamatan Sipora utara, Sipora selatan, Sikakap, Siberut utara, dan Siberut selatan.
(KS)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

LINTAS BERITA ASOSIASI LPPL SUMBAR

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK