Jumat, 17 Mei 2019

Sekretaris Dinas Kominfo Benny Sinaga (Kaos merah bergaris putih) saat memberikan sambutan pada acara bukber.

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT-Pererat tali silaturahmi antara crew Radio Sasaraina bersama pendengarnya. Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Sasaraina dibawah binaan Dinas Kominfo  Kabupaten Kepulauan Mentawai menggelar acara buka bersama di studio radio setempat, Jumat (17/5).

Sekretaris Dinas Kominfo Mentawai, Benny Sinaga mewakili Kepala Dinas Kominfo Mentawai mengatakan, tradisi buka bersama yang digelar pada tiap bulan suci Ramadhan bukti adanya kebersamaan, meski masyarakat di Mentawai terdiri terdiri dari keberagaman," ini menunjukkan tidak adanya perbedaan antara satu sama lain, makna itu gambaran bahwa di Mentawai juga perbedaan bukan hal asing lagi, melalui buka bersama inilah hubungan kita antar sesama manusia akan selalu terjalin dengan baik," kata Benny Sinaga saat memberikan sambutan pada acara bukber yang dihadiri crew sasaraina fm, hampir seluruh staf dinas kominfo setempat dan juga puluhan pendengar setia radio milik pemkab Mentawai itu.

Menurut Benny, adanya perbedaan keyakinan, agama, beda ras dan suku tidak pernah dipersoalkan di kabupaten dengan julukan "Bumi Sikerei" ini. Bahkan dengan perbedaan itu masyarakat Mentawai semakin bisa menyatu, dan terjalin seperti keluarga.

Hal senada disampaikan Tarsisius Sakeru. Menurutnya di Mentawai memiliki keunikan tersendiri dibanding daerah lain di provinsi Sumatera Barat. Keunikan itu kata Tarsisius adalah adanya toleransi yang tinggi antar warganya meskipun mereka berbeda suku, budaya, bahkan agama, tapi mereka tetap menjalin silaturahmi, salah satunya melalui acara buka bersama ini.

“Ini tentunya punya tujuan, yaitu membangun silaturahmi dan silaturahim, dua makna ini adalah bentuk kebersamaan dari keberagaman kita dalam bulan suci Ramadhan ini di Mentawai,”kata Tarsisius Sakeru, memberikan sambutan mewakili pendengar radio Sasaraina.

Menurut Tarsisius, tradisi buka bersama pada umat Muslim hamour sama maknanya dengan umat nasrani, " ya umat Kristen  merayakan Natal atau Paskah, “kalau menjelang Paskah kan ada masa Adven, nah disitulah juga merupakan momen kita untuk silaturahmi bersama saudara-saudara kita, tidak ada perbedaan,”ujarnya.

Bahkan kata Tarsisius yang juga menjabat kepala dinas kependudukan dan catatan sipil Mentawai itu,  makna buka bersama dapat diartikan untuk melihat nilai-nilai dari kebersamaan dari keberagaman, sebagai simbol dasarnya yakni, Bhineka Tunggal Ika, yang menyatukan dari berbagai suku, budaya serta agama. “Dari nilai itu kita bisa sikapi, meski kita berbeda tapi kita tetap satu,” pungkasnya.

Acara buka bersama yang diprakarsai dinas kominfo Mentawai itu juga didahului dengan pembacaan ayat suci Al quran, ceramah ramadhan oleh ustad Sukarma dan sholat Maghrib berjamaah yang diikuti oleh umat Muslim yang hadir. (Suntoro)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK