Selasa, 23 April 2019

Suasana UNKP di SMP N 2 Sipora
SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT – Tidak seperti daerah lain di Sumatera Barat yang telah melaksanakan ujian nasional dengan berbasis komputer.. Para siswa kelas 9   Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten kepulauan Mentawai masih menggunakan sarana kertas dan pensil untuk melaksanakan Ujian Nasional yang digelar secara serempak pada Senin, (22/4)

Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Sipora, Advenrinus Samaloisa mengatakan, dengan masih menggunakan sarana kertas dan pensil itu, maka pelaksanaan UN di Mentawai harus menunggu selesainya Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di daerah lain yang telah dimulai, “ Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP) atau ujian secara manual kita laksanakan agak mundur yaitu jam 10.30 Wib, ini menunggu pelaksanaan UNBK yang dilakukan daerah lain di luar Mentawai, “ Ujar Advenrinus di Tuapejat..

Menurut dia, pelaksanaan UNKP di Mentawai sudah sesuai dengan Prosedur Operasional Standar (POS) UN tahun ajaran 2018/2019, yaitu pelaksanaannya sesudah ujian UNBK yang dimulai pada pukul 07.30 Wib.

Disebutkan, sesuai dengan peraturan Badan Standar Nasional Pendidikan Nomor 0047/P/BSNP/XI/2018, bahwa pelaksanaan UN serentak di seluruh Indonesia mengikuti POS UN tahun ajaran 2018/2019. “Kalau untuk UNBK, mereka ada tiga sesi, itu sampai sore pukul 16.00 WIIB, tapi kalau untuk UNKP hanya sampai pukul 12.30 WIB,” ujar Advenrinus.

Untuk UN SMP di Sipora Utara ada tiga sekolah yang bergabung yaitu, SMP Santo Petrus (swasta), SMP Cahaya Bangsa (swasta) dan tuan rumah SMPN 2 Sipora. UN berlangsung selama empat hari mulai Senin (22/4) sampai Kamis (25/4/219), dengan peserta UN SMPN 2 Sipora sebanyak 163 siswa laki-laki 72 dan perempuan 91 orang, SMP Cahaya Bangsa 20 orang laki-laki 11 dan perempuan 9 orang, sedangkan SMP Santo Petrus 19 siswa laki-laki 14 dan perempuan 5 orang.

Sementara mata pelajaran yang diujikan yakni Bahasa Indonesia 50 soal, Matematika 40 soal, Bahasa Inggris 50 soal dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 40 soal. (Suntoro)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK