Selasa, 30 April 2019

Kepala Bidang Kepegawaian BKPSDM Mentawai Simbet Saleleubaja 
SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT - Usai lebaran Idul Fitri Tahun ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai melalui Badan Kepegawaian dan Peningkatan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Mentawai bakal membuka lagi seleksi perekrutan Pengawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K) kali ini akan dibuka bagi pelamar formasi umum.

Kepala Bidang Kepegawaian BKPSDM Mentawai Simbet Saleleubaja mengatakan saat ini pihaknya sedang mempersiapkan formasi yang akan disampaikan ke pusat.

"Saat ini kita sedang mempersiapkan formasi dan akan disampaikan ke pusat, karena pada prinsipnya PP Nomor 11 turunan UU Nomor 5 tentang ASN telah diatur tentang manajemen pegawai, bahwa kita setiap tahun harus melaporkan keberadaan pegawai kita di Akhir April, hal ini bagian dari manajemen PNS, " kata Simbet

Sementara itu terkait dengan perekrutan P3K pihaknya belum bisa memberikan informasi kapan akan dibuka,  "Kita tunggu saja bagaimana kepastiannya yang penting untuk informasi awal yang kami terima seperti itu, siapa tau nanti akan ada perubahan, karena ini belum final," terangnya

Meskipun demikian pihaknya tetap menghimbau kepada peserta sisa Kategori 2 (K2) untuk mempersisapkan diri dan segala sesuatu yang menjadi persyaratan yang dibutuhkan, syaratnya pun diperkirakan persisi dengan persyaratan pada perekrutan yang pertama, hanya saja perekrutan P3K tahap perta hanya khusus Guru dan Tenaga Kesehatan.

"Yang terpenting bagi peserta yang ingin ikut seleksi mulai sekarang persyaratannya sebaiknya dilengkapi, agar pada saat pendaftaran dibuka sudah tidak susah lagi sudah lengkap dan persyaratannya sama persis pada seleksi perekrutan P3K yang pertama," Imbuhnya.

Ia menyebutkan sisa K2 di Kabupaten Kepulauan Mentawai tercatat sebanyak 205 orang yang terdiri dari 121 tenaga guru dan sisanya merupakan tenaga teknis, dimana dari 121 guru tercatat hanya 36 guru yang tingkat pendidikannya sudah sajanah pendidikan.

" Pada P3K tahap pertama itu kendalanya adalah masih peserta khusus guru yang belum sajanah, dimana tuntutan dari Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemedikbud RI) bagi tenaga guru harus sudah sarjah," paparnya. 

Disamping perekrutan P3K kata Simbet, Pemerintah juga membuka seleksi CPNS untuk tiga wilayah Provinsi yang tidak mengajukan formasi pada perekrutan CPNS Tahun 2018, dengan alasan terjadi bencana alam dan keterbatasan sarana dan prasarana pendukung untuk pendaftaran dan ujian secara online.

"Memang Tahun ini Pemerintah akaan membuka kembali perekrutan CPNS, namun wilayanhnya terbatas hanya untuk 3 Provinsi, yang sebelumnya tertunda melaksanakan perekrutan CPNS di Tahun 2018 kemaren, diantaranya Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) karena bencana alam, kemudian dua wilayah Provinsi yaitu Papua dan Papua Barat yang tahun lalu mereka menolak formasi karena keberatan sistimnya yang secaraa online," Tututpnya. (red)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK