Minggu, 31 Maret 2019


SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT-  Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) untuk sekolah Menengah Atas (SMA)  se Indonesia secara serentak  digelar hari ini, Senin (1/4)).

 SMAN 2 Sipora yang juga ikut Ujian sistem UNBK itu menjadi tuan rumah dari dua sekolah SMA lainnya yang bergabung, yaitu SMA Madrasah Mardhatillah Sipora Utara, dan Madrasah Islamic Centre Siberut Selatan, masing-masing 5 orang siswa yang mengikuti UNBK di SMAN 2 Sipora..

“Ada dua sekolah yang ikut bergabung dengan kita, dua-duanya Sekolah Madrasah yang ada di Siberut dan disini (Tuapeijat),” kata Kepala Sekolah SMAN 2 Sipora, Helimursida.

Sementara jumlah siswa SMAN 2 Sipora yang ikut UNBK 174 orang ditambah 10 orang dari sekolah lain sehingga seluruh siswa yang ikut UNBK di SMAN 2 Sipora 184 orang.

Untuk sesi ujian ada 3 (tiga) sesi, yakni sesi pertama dan kedua diikuti sebanyak diikuti 30 siswa sedangkan sesi ketiga sisah dari yang ujian pertama dan kedua, berarti sesi pertama 30, kedua 30 dan ketiga 64 siswa. Sesi pertama mulai pukul 07.30 WIB - 09.30 WIB, sesi kedua 10.30 WIB - 12.30 WIB, sedangkan sesi ketiga 14.00 WIB - 16.00 WIB.

Saatvini SMAN 2 Sipora memiliki 80 unit komputer untuk UNBK, tiap sesi waktu yang ditentukan 120 menit atau 2 jam, dan pelaksanaan ujiannya mulai Tanggal 1,2,4 dan 8 April 2019. Adapun mata p3lajaran yang dijalankan antara lain, Senin Bahasa Indonesia, Selasa Matematika, Kamis  Bahasa Inggris dan Seninnya lagi mata pelajaran Pilihan atau jurusan.

“Kendala kita sampai saat ini tidak ada, masih berjalan seperti biasa, namun yang kita takutkan lampu padam saja, namun sebelumnya kita sudah menyurati pihak PLN, bahwasannya ada ujian di Sekolah kita, dan sudah ditanggapi dengan baik, mudah-mudahan tidak padam,” ujar Helimursida..

Sementara ujian sekolah swasta, SMA Setia Sipora masih menggunakan sistem Ujian Nasional Kertas Pensil (UNKP), hal ini disampaikan oleh Kepala Sekolah SMA Setia, Labita Samasan bahwa siswanya memang masih menggunakan UNKP.

“Kalau kita masih sistem UNKP, belum ada sistem UNBK, mudah-mudahan tahun depan kita sudah menggunakan UNBK,” katanya.

Lebih lanjut ia menyebutkan, untuk ujian UNBK pihaknya sudah mengusulkan kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sumatera Barat untuk dilakukan penambahan daya serta pemasangan jaringan internet kepada pihak Telkom.

“Komputer kita sudah ada, cuma kita belum tersambung jaringan internet yang baik dari Telkom, tapi itu sudah kita minta langsung, kita berharap tahun depan kita sudah menggunakan sistem itu (UNBK), komputer kita sudah ada 22 unit, cuma itu saja yang menjadi kendala kita jaringan internet dama penambahan daya listrik,” ungkapnya.

Saat ini siswa SMA Setia yang ikut ujian sebanyak sebanyak 46 sesuai dengan data, namun satu orang mengundurkan diri atau berhenti sekolah, dari data yang sudah ditetapkan jumlah tersebut maka yang resmi ikut ujian saat ini hanya 45 siswa. (Suntoro)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

LINTAS BERITA ASOSIASI LPPL SUMBAR

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK