Sabtu, 09 Maret 2019

Biker Motor Trail Jelajah Alam Mentawai

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT- Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Kepulauan Mentawai, Desti Seminora menegaskan potensi wisata yang ada di Mentawai bukan hanya surfing namun juga wisata alam.  Hal ini disampaikannya Desti saat acara Trail Adventure Bandung Assosiation (Trabas) ke- 52 serta penutupan Millenial Road Safety Festival (MRSF), di halaman Dinas Perhubungan Mentawai, Km 0, Sipora Utara, Sabtu (9/3).

“Mentawai itu tidak hanya surfing, jadi kita ingin mengenalkan bahwa Mentawai punya potensi lain, supaya Mentawai tidak dikenal hanya surfing, kita punya potensi lainnya ada hutan, ini bisa dijadikan trake tidak hanya trabas, tetapi sepada gunung juga bisa, inilah yang mau kita sampaikan kepada masyarakat luar bahwa Mentawai punya potensi wisata alam luar biasa,” tegas Desti

Tak hanya itu, melihat kondisi alam Mentawai yang begitu luas bukan tidak mungkin diadakan lomba sepeda gunung, bahkan kedepan Pemerintah Daerah bersama Disparpora  berencana agar Mentawai dapat menjadi salah satu daerah yang bisa dilintasi event balap sepeda  Tur De Singkarak (TDS).

“Kita sudah bicara bersama bapak Bupati, kalau jalan kita sudah bagus, kita akan bawa TDS kesini ,” ungkap Desti.

Selain itu, kata Desti event Trabas ini kedepan akan dilakukan lebih besar, sesuai dengan standarnya, dan akan mendatangkan trabas Nasional bahkan Internasional, “sebenarnya dengan melihat event seperti ini masyarakat bisa membuka peluang disini, masyarakat bisa meningkatkan ekonomi dengan berjualan, seperti yang kita lihat meski belum semua, jadi untuk merangsang bertumbuhnya usaha-usaha pariwisata di masyarakat, bisa jualan souvenir, makanan dan sebagainya, karena orang datang disini untuk berwisata,” ungkapnya.

Sementara peserta trabas yang hadir saat ini dari Jambi, Riau, Padang, dan Bandung, dengan jumlah peserta kurang lebih 300 off roader profesional untuk menjelajahi alam Mentawai yang ada di Sipora Utara - Tuapeijat dengan sercuit yang terjal dan ekstrim.

“Jadi kegiatan ini juga kerja sama dengan pihak Kepolisian Resort  Mentawai, jadi kita berkolaborasi dalam kegiatan ini,” ujar Desti.

Sementara Kapolres Kepulauan Mentawai, AKBP Hendri Yahya, membenarkan bahwa kegiatan yang untuk kali pertama digelar itu merupakan kerja sama dengan pihak Pemda Mentawai melalui Disparpora dimana bertepatan hari Trabas, sedangkan MRSF seluruh Indonesia baru digelar pada Minggu (10/3), namun Polres Mentawai mendapat diperbolehkan lebih cepat sesuai dengan izin Kapolda Sumbar.

“MRSF ini sebenarnya baru besok (Minggu), tapi karena ada kegiatan Trabas hari ini (Sabtu), maka sekaligus saja, jadi kita percepat, kita sudah ada izin dari pihak Polda Sumbar untuk lebih dulu melaksanakannya,” kata Hendri.(Suntoro).

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK