SOSIALISASI PEMILU 2019

Photobucket

Jumat, 22 Februari 2019

Ilustrasi : Siswa-Siswi SMA Persiapkan Diri Jelang UASNBK dan UNBK

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT- Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Sipora sudah mulai mempersiapkan diri jelang Ujian Akhir Sekolah Nasional Berbasis Komputer (UASNBK) yang mulai dilaksanakan pada 11 sampai 25 Maret 2019 mendatang, sementara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) mulai tanggal 1,2,4 dan 8 April 2019.

“Kalau UNBK dia empat hari, karena ada Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris,  Matematika kemudian bidang studi pilihan, misalnya IPA ada Kimia, Fisika dan Biologi, kalau di IPS ada Sosiologi, Ekonomi sama Geografi, jadi mana yang mereka pilih itu yang mereka ujian, makanya empat hari mereka ujian, kalau dulu kan sampai enam hari,” kata Kepala Sekolah SMAN 2 Sipora, Helimursida, Jumat (22/2)..

Sebelum masuk UASNBK siswa akan mengikuti ujian praktek yang dimulai dari tanggal 4 sampai 9 Maret mendatang, selain itu siswa SMAN 2 Sipora akan menggelar pagelaran seni budaya 2 Maret termasuk bagian dari penilaian guru-guru sebagai tambahan nilai praktek siswa.

Dikatakan Helimursida, UASNBK lebih penting ketimbang UNBK, sebab penentu kelulusan siswa adalah masing-masing Sekolah, bukan lagi dari hasil UNBK Provinsi atau pusat.

“Penentu kelulusan itu adalah pihak sekolah, tapi ada beberapa kriterianya yaitu sikap (kehadiran, tingkah lakunya, tidak terlibat narkoba, pergulan bebas, LGBT). Kalau kehadiran ini misalnya 80 persen, nah kalau kurang dari 80 persen ini, bukan berarti tidak lulus tapi mungkin kita tunda kelulusannya, dia penuhi dulu,bukan hanya itu, misalnya juga nilai-nilai lain yang tidak memenuhi syarat, atau tugasnya, di perbaiki dulu, di lengkapi, kalau sudah baru nanti kita nyatakan lulus,” ujar Helimursida..

Ia menyebutkan, kenapa UASNBK sangat penting bagi siswa, sebab UASNBK juga merupakan ujian sistem online, dan kelulusan siswa ditentukan oleh sekolah terkait kriteria dan kemampuan siswa dilihat langsung oleh guru-guru yang mengajar di sekolah masing-masing, maka sekolah bisa menentukan siswa tersebut layak lulus atau tidak dengan cara musyawarah bersama Kepala Sekolah serat guru-guru, selain itu UNBK tidak memiliki standar kelulusan siswa.

“Kalau kita berpatokan ke UNBK saja, smentara anak ini bagus nilainya di UASNBK, kan kasihan juga anak-anak tidak lulus, maka ini diserahkan ke sekolah, sistem seperti ini sudah jalan dua tahunlah,” ungkapnya.

Sementara jumlah siswa Kelas XII SMAN 2 Sipora sebnayak 174 orang, 100 jurusan IPA dan 74 jurusan IPS. (Suntoro)


0 komentar:

Posting Komentar

Berita Pilihan Redaksi

Recent Posts Widget

Olahraga

Kesehatan

Wisata budaya

Jurnalistik Radio

Diberdayakan oleh Blogger.
Photobucket

Radio Visual

Photobucket 081 266 088 XXX ...Streaming Sasaraina FM cukup jernih di dengar di Depok-Jabar // 081 166 42XXX..Dari Sragen Jawa Tengah, salam hangat untuk warga Mentawai // 081 267 22X XX...Mantap SasarainaFM Semakin Dekat Dengan Pendengar dimanapun berada .// 082 283 767 XXX...Dari Padang terdengar sangat jernih suara sasarainafm // 081 267 211 XX....Tolong Siarannya diperbanyak informasi tentang Budaya dan Pariwisata Mentawai // 081 166 327 XX ....Siaran Streamingnya mantap dan jernih di dengar di Yogya // 085 287 373 XXX....website yang top, informasi tentang Mentawai cukup lengkap, suara radionyapun jernih...sukses untuk sasarainafm