Update Real Count Pilpres 219

Photobucket
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan Pasangan Joko Widodo (Jokowi) -Ma'ruf Amin menjadi pemenang Pilpres 2019. Dengan jumlah suara sah 85.607.362 suara. Sedangkan jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 Hasil pilpres itu ditetapkan dalam keputusan nomor 987. Hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN). KPU menyebut jumlah suara sah nasional 154.257.601. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional. Pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di 21 provinsi, yang terdiri atas Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung. Selanjutnya pasangan nomor urut 01 itu menang di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah. Kemudian Jokowi-Ma'ruf unggul di Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, dan Papua.  Sementara itu, 13 provinsi lainnya dikuasai pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Selasa, 26 Februari 2019

Penertiban APK Sepanjang Jalan Raya Tuapejat

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT_Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kepulauan Mentawai beserta pihak terkait melakukan penertiban Alat Peraga kampanye (APK) caleg dan partai politik peserta pemilu yang melanggar aturan.

Ketua Bawaslu Kepulauan Mentawai Perius mengatakan,  penertiban dipusatkan di sepanjang jalan raya Tuapeijat Kecamatan Sipora Utara. 

APK yang dianggap melanggar aturan seperti APK yang dipasang di pinggir jalan, spanduk atau baliho yang menimpa baliho peserta pemilu lain, jarak pemasangan yang tidak teratur, pemasangan spanduk di rumah masyarakat yang tidak memiliki izin tertulis, pemasangan spanduk di rumah ibadah dan tempat lain yang tidak diperbolehkan pemasangan baliho dan sejenisnya.

"kita lakukan penertiban ini untuk APK peserta pemilu  yang melanggar aturan " katanya saat dimintai keterangan usai penertiban APK Selasa, (26/2/2019).

Lebih lanjut Perius menuturkan,  sebelum melakukan penertiban APK yang melanggar aturan,  pihaknya telah melakukan rapat koordinasi bersama peserta pemilu dan pihak terkait untuk menetapkan hari penertiban APK yang melanggar aturan dan mensosialisaikan jarak pemasangan APK.

Penertiban itu juga lanjutnya, berdasarkan laporan yang diterima pihak Bawaslu dari masyarakat setempat. Dan dari laporan yang diterima, pihaknya langsung menerjunkan tim guna mencermati laporan tersebut. 

Alhasil dari pantauan Bawaslu beserta pihak terkait,  masih ditemukan pemasangan APK yang melanggar etika. .

"ini juga kita lakukan adanya laporan dari masyarakat. Setelah kami cermati memang ternyata masih ada APK yang melanggar etika " katanya.

Penertiban APK tersebut dilakukan mulai dari halaman kantor Bawaslu, simpang Mapadegat, Km. 0  Tuapejat, Km. 7 simpang SP2 Kecamatan Sipora Utara.

Selain melakukan penertiban di wilayah ibu kota Kabupaten Mentawai, pihaknya juga akan menurunkan pihak panwascam di setiap kecamatan untuk melakukan hal serupa.

Namun demikian, ia mengapresiasi karena masih banyak peserta pemilu di Kabupaten Kepulauan Mentawai yang sadar dan mau diajak bekerja sama dalam hal mentaati aturan pemasangan APK.
Dengan adanya kesadaran dalam memasang APK diharapkan tidak mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat.

Turut terlibat dalam penertiban APK tersebut yakni Sat Pol PP, Polres Mentawai, Kodim 0319 Mentawai, Kesbangpol serta juga melibatkan Panwascam, PPK serta pihak terkait lainnya. (Nbl)

0 komentar:

Posting Komentar

Photobucket

Radio Visual

SIARAN SUARA NUSANTARA LPPL RADIO INDONESIA