Lintas Berita Asosiasi LPPL Sumbar

Kamis, 10 Januari 2019

Tim Medis Puskesmas Mapadeggat sedang memberikan pelayanan kesehatan kepada warga

SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT – Puskesmas Mapaddegat Sipora Utara,  melanjutkan program pengobatan gratis bagi penderita  penyakit Tuberkulosis (TB) di wilayah pelayanan puskesmas setempat. 

Kepala puskesmas Mapaddegat, Marinus menyebutkan penyakit TB yang tergolong penyakit menular yang terjadi karena infeksi serius yang mempengaruhi paru-paru seseorang itu tergolong penyakit serius dan sangat berbahaya bagi kesehatan dan lingkungan..

"Kita akan mengurangi jumlah penderita TB dengan pemeriksaan secara rutin, karena penyakit TB ini merupakan penyakit yang sangat berbahaya" kata Marinus, kamis(10/01).

Ia katakan, pengobatan gratis bagi penderita TB itu menggunakan dana dari APBD Mentawai 2019 sebesar Rp, 32 juta rupiah sudah termasuk dana pemeriksaan di laboratorium untuk 5 wilayah layanan puskesmas Mapaddegat masing-masing terdapat penderita TB, yakni desa Tuapejat anak-anak 6 orang, dewasa 7 orang, Sp-3 dewasa 1 orang,  Sp-2 dewasa 1 orang, SP-1 anak-anak 2 orang, dewasa 2 orang, dan Goiso Oinan anak-anak 3 orang,  dewasa 1 orang.

Marinus mengimbau masyarakat yang memiliki indikasi menderita TB, atau batuk lebih dari satu minggu agar segera melakukan pemeriksaan darah..

"Pasien TB akan kita kunjungi langsung bekerjasama dengan petugas di lapangan. Nantinya, Petugas puskesmas dan lapangan akan memberitau ke pihak desa  agar masyarakat tersebut diberikan perhatian khusus, " kata Marinus.

Sementara dalam hal pengobatan  ia  mengimbau agar penderita TB benar-benar meminum obatnya.
"Obatnya gratis, malah kita usulkan ada pemberian susu untuk penderita TB.  Betul-betul minum obat secara rutin, jangan lalai minum obat, dan juga perlu pengawasan keluarga, "tutupnya. (KS)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK