Update Real Count Pilpres 219

Photobucket
Jakarta - Data yang masuk ke Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU sudah mencapai 90%. Sejauh ini, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan selisih 11%. Dilihat dari situs pemilu2019.kpu.go.id, Senin (20/5/2019), pukul 09.00 WIB, data yang sudah masuk berasal dari 738.229 TPS (90,76400%). Total ada 813.350 TPS pada Pemilu 2019. Berikut ini real count KPU berdasarkan data yang telah masuk: 01. Jokowi-Ma'ruf 77.375.524 suara (55,63%) 02. Prabowo-Sandiaga 61.709.353 suara (44,37%)

Selasa, 06 November 2018


SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT — Puluhan bangunan rumah warga dan sejumlah bangunan gedung pemerintah tempati lahan milik Komando Rayon Militer (Koramil) di Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan.

Kepala Desa Muara Siberut Alizar mengatakan pada sasarainafm.com baru-baru ini di Muara Siberut, bahwa bangunan pemerintah dan rumah pemukiman warga tersebut sudah berdiri sejak puluhan tahun lalu, untuk itu pihak warga sepakat dan menerima konsekuensi untuk mengganti lahan tersebut di tempat yang lain. .

"Kurang lebih sudah 30 tahun warga menempati lahan TNI Angkatan Darat di Koramil ini, termasuk bangunan pemerintah diantaranya SD, Madrasah, Kantor POS, Kantor Telkom dan termasuk kantor Desa ini, " terangnya.

Ia menyebutkan saat ini pihaknya telah melayangkan surat ke pihak TNI mulai dari bawah sampai ke Kodam, kemudian Camat dan Bupati Kepulauan Mentawai untuk menyampaikan kesepakatan warga tersebut dan Alizar mengatakan pihak TNI AD pada prinsipnya menerima keputusan warga tersebut untuk tukar guling lahan.

"Kasihan kita menggusur warga, sementara bangunannya sudah permanen dan berdiri sudah puluhan tahun, tapi pihak TNI yang berwenang, dalam waktu dekat akan berkunjung ke sini untuk membicarakan persoalan ini sekaligus melihat lokasi pengganti lahan yang sudah disiapkan warga yaitu di Dusun Puro, Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, " paparnya.

Lebih lanjut dikatakannya lahan seluas 3 Hektare lebih yang ditempati sedikitnya 80 Kepala Keluarga (KK) tersebut memang sudah dimiliki oleh TNI AD sejak masa penjajahan dahulu, namun belakangan warga menempati lahan tersebut, tanpa sengaja karena tidak tahu. (Red)

0 komentar:

Posting Komentar

Photobucket

Radio Visual

SIARAN SUARA NUSANTARA LPPL RADIO INDONESIA