Lintas Berita Asosiasi LPPL Sumbar

Senin, 05 November 2018


SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT — Walau pun Mentawai tidak ikut serta dalam Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat pada bulan November 2018 di Padang Pariaman, semangat para pebulutangkis Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Kepulauan Mentawai terus bergelora. 

Hal itu dikatakan Ketua Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Kabupaten Mentawai Adek Suryino pada Sasarainafm.com baru-baru ini di Kecamatan Siberut Selatan.

"Sebetulnya kami kecewa, karena selama ini kita sudah mempersiapkan Atlet, namun kenyataannya kita tidak bisa ikut pada Porprov 2018, namun kita apresiasi pebulutangkis Kecamatan Siberut Selatan tetap semangat, " ungkapnya..

Situasi keuangan Pemerintah Kabupaten Kepulauan yang mengalami Defisit berimbas pada anggaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Mentawai, sehingga kondisi tersebut tidak memungkinkan untuk Mentawai ikut pada Porprov 2018.

Semangat para pebulutangkis kata Adek yang juga menjadi penasehat di Persatuan Bulutangkis (PB) Kecamatan Siberut Selatan terbukti adanya kekompakan serta dukungan dalam rangka melakukan eksibisi dengan pebulu tangkis diluar daerah Mentawai.

"Kita sudah melakukan pertandingan persahabatan di luar Daerah sampai ke Bengkulu, sekarang masuk tahun ke tujuh kita rencanakan tim PB melakukan eksibisi ke Malaka, " kata ketua PB Siberut Selatan Isharudin yang saat itu mendampingi Adek Suryino..

Rencana kepergian Tim bertandang ke Negeri Jiran itu akan membawa 12 pebulutangkis tingkat Junior, dimana para atlet junior itu sebelumnya telah diseleksi, "Biasanya kita tidak membawa junior bertandang ke luar Daerah, namun kita melihat ada potensi dan semangat tinggi para junior akhirnya, kita seluruh pengurus merencanakan membawa junior main ke luar," ujar Isharudin.

Di tempat yang sama Kepala Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan Alizar sangat mendukung dan mengapresiasi semangat muda-mudi khususnya bagi pecinta olahraga, dimana dengan prestasi bisa mengharumkan nama bangsa, khususnya Kepulauan Mentawai.

Adek Suryino menambahkan bahwa melihat potensi atlet Mentawai tidak kalah hebatnya dengan pemain luar, khususnya fisik, namun yang paling penting untuk diperhatikan dalam permainan olahraga adalah teknik bermain dan itu sekarang sedang dilakukan untuk atlet Mentawai.

"Kita sudah melihat langsung para pebulutangkis junior kita pada turnamen tingkat sekolah Se-Kecamatan Siberut Selatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda, semangat mereka luar biasa, meskipun dengan bantuan beberapa pengurus PB dan penggalangan dana dari masyarakat kegiatan tersebut sukses, " Pungkasnya. (Red).

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK