Update Real Count Pilpres 219

Photobucket
Jakarta - Data yang masuk ke Sistem Informasi Perhitungan Suara (Situng) KPU sudah mencapai 90%. Sejauh ini, Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin unggul dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dengan selisih 11%. Dilihat dari situs pemilu2019.kpu.go.id, Senin (20/5/2019), pukul 09.00 WIB, data yang sudah masuk berasal dari 738.229 TPS (90,76400%). Total ada 813.350 TPS pada Pemilu 2019. Berikut ini real count KPU berdasarkan data yang telah masuk: 01. Jokowi-Ma'ruf 77.375.524 suara (55,63%) 02. Prabowo-Sandiaga 61.709.353 suara (44,37%)

Selasa, 13 November 2018


SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT _ Dalam rangka memperingati hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 54, Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai, Yudas Sabaggalet menyampaikan bahwa Kesehatan berawal dari diri sendiri.

“Bagai mana membangun Kesehatan itu mulai dari diri kita, dalam artian dimulai dari lingkungan kita yang paling kecil, diri dalam pengertian pribadi, diri dalam pengertian keluarga, Desa mupun Kabupaten dan sebagainya, itu maknanya,” Kata Yudas saat ditanya pada Selasa (13/11/2018) di ruang kerjanya.

Ia menambahkan bahwa merokok juga salah satu kesehatan yang dimulai dari diri kita, dijelaskannya jika kita tidak bisa melawan diri sendiri untuk berhenti merokok, maka kita tidak bisa mengajak orang lain untuk berhenti merokok, menjadi hidup sehat.

Tak hanya itu juga membuang air besar sembarangan perlu diperhatikan, dimana kata Yudas masih adanya orang yang belum sadar dengan kesehatan, masih adanya yang tidak peduli tentang kebersihan lingkungan. Ia menjelaskan pemerintah sudah memberikan bantuan berupa Kloset kepada masyarakat, namun masih ada yang belum membangun atau membuat WC nya. .

Lebih lanjut ia katakan, saat ini ada 12 Puskesmas yang tersebar diseluruh Kabupaten Kepulauan Mentawai, belum termasuk 3 buah yang masih dalam pembangunan, “itu tidak bisa menjadi jaminan untuk meningkatkan kesehatan, tidak bisa, harus dimulai dengan mentalitas masyarakat kita, nah untuk itu dari kita baik tokoh agama, masyarakat, polres, TNI, maupun pihak lain kita bekerja sama untuk merubah mentalitas itu di bidang kesehatan,” ungkap Yudas.

Ia mencontohkan, banyak formasi dari dari Kepolisian maupun TNI, namun yang bisa lolos hanya sedikit, penyebabnya sebut Yudas adalah Kesehatan yang kena, kebanyakan kepada anak – anak yang merokok. “Bukan hanya kesehatan fidik saja, tetapi juga kesehatan mental. Diuji dia di tes mentalnya tidak bisa menjawab,” lanjutnya.

Yudas menyampaikan, pembangunan kesehatan itu sangat luas, tidak cukup dengan minum obat,disuntik atau berobat saja. Namun menurut Yudas kesehatan itu merupakan kehidupan, pola hidup. (Suntoro)

0 komentar:

Posting Komentar

Photobucket

Radio Visual

SIARAN SUARA NUSANTARA LPPL RADIO INDONESIA