Update Real Count Pilpres 219

Photobucket
Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menetapkan Pasangan Joko Widodo (Jokowi) -Ma'ruf Amin menjadi pemenang Pilpres 2019. Dengan jumlah suara sah 85.607.362 suara. Sedangkan jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 Hasil pilpres itu ditetapkan dalam keputusan nomor 987. Hasil rekapitulasi KPU secara nasional ini terdiri atas perolehan suara di 34 provinsi dan 130 panitia pemilihan luar negeri (PPLN). KPU menyebut jumlah suara sah nasional 154.257.601. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin 85.607.362 atau 55,50 persen dari total suara sah nasional. Jumlah suara sah pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno 68.650.239 suara atau 44,50 persen dari total suara sah nasional. Pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul di 21 provinsi, yang terdiri atas Gorontalo, Kalimantan Tengah, Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Bali, Sulawesi Barat, Yogyakarta, Kalimantan Timur, Lampung. Selanjutnya pasangan nomor urut 01 itu menang di Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah. Kemudian Jokowi-Ma'ruf unggul di Jawa Timur, NTT, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Papua Barat, DKI Jakarta, Sumatera Utara, Maluku, dan Papua.  Sementara itu, 13 provinsi lainnya dikuasai pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. 

Jumat, 19 Oktober 2018


SASARAINAFM.COM, TUAPEJAT — Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Sumatera Barat (Sumbar) siap membantu masyarakat Mentawai dalam rangka membangun kesehatan.

Hal itu dikemukakan Ketua IDI Sumbar Pom Harry Satria, saat menyampaikan sambutan pada acara Pencanangan Masyarakat Anti Stunting dan Gizi Buruk Peduli Anak (Mas Gibur Dua) dan Tetangga dan Keluarga Peduli Ibu Hamil Resiko Tinggi (Teralih Hati) dan Sipusuruket, pada Kamis, (18/10) di Desa Matobe, Kecamatan Sipora Selatan.

Salah satu bukti dukungan dari IDI kata Pom Harry yaitu telah dibentuknya Desa binaan IDI di Desa Goso'oinan, Kecamatan Sipora Utara beberapa waktu lalu, desa tersebut akan menjadi indikator pembangunan kesehatan di Mentawai kedepannya..

Terkait pencanangan beberapa gerakan terhadap kesehatan dan minimalisir risiko kematian bayi dan ibu melahirkan tersebut pihaknya ikut serta memberikan dukungan serta mengapresiasi kegiatan tersebut.

Ia menyebutkan hampir 5 juta jiwa anak-anak di Indonesia obat alami gizi buruk atau stunting, di mana hal tersebut disebabkan oleh berbagai faktor mulai dari kurangnya asupan makanan buah-buahan, kebersihan lingkungan dan perilaku hidup bersih dan sehat.

" dalam posisi di Indonesia merupakan tantangan terbesar hampir 5 juta anak Indonesia berada pada kondisi stunting, " ungkapnya..

Iya menyebutkan Kepulauan Mentawai sebetulnya sangat kaya akan gizi terutama pada ikan yang selama ini melimpah ruah maka dari itu tirakat Mentawai diajak untuk mengkonsumsi ikan.

" idealnya Mentawai bisa menjadi indikator pencapaian angka penurunan stunting di Sumbar sebab Mentawai dinilai sangat tinggi akan gizi terutama pada ikan, " ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut turut hadir wakil bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Kortanius Sabeleake, Kadinkes Provinsi Sumatera Barat, Merry Yuliesday, Ketua IDI Sumbar, Kadinkes Mentawai Lahmuddin Siregar, Kadis Kominfo Mentawai Joni Anwar, Camat Sipora Selatan Kardin, Kades Matobe, PKK dan Dasawisma Desa Matobe dan masyarakat setempat. (Red)

0 komentar:

Posting Komentar

Photobucket

Radio Visual

SIARAN SUARA NUSANTARA LPPL RADIO INDONESIA