Minggu, 26 Agustus 2018


MENTAWAI, SASARAINANEWS_ Gerakan Pramuka Peduli Kwartir Daerah (Kwarda) Provinsi Sumaetra Barat, berikan sosialisasi kepada Kwartir Cabang (Kwarcab) Kepulauan Mentawai bahwa Pramuka yang ada selama ini bukan hanya berkemah saja namun juga untuk kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpah musibah.

Perwakilan pengurus sekaligus Ketua Kwarda Provinsi, Patra Rina Dewi mengatakan pramuka saat ini bukan hanya berkemah saja ataupun bencana saja, namun juga terhadap lingkungnya.

“Jadi pramuka itu bukan hanya bencana saja juga lingkungan, bagaimana pramuka bisa berinteraksi dengan masyarakat dan bermanfaat bagi masyarakat serta berdaya bersama masyarakat, itu sebenarnya tujuannya inti pramuka peduli”. Katanya pada Jumat (24/82018) saat ditanya.

Dijelaskan Patra, kepedulian sebenarnya ada pada diri maaing - masing, namun untuk saat ini pihaknya sengaja membuat struktur terlembaga agar anggota pramuka bisa belajar mengorganisir diri juga, sehingga pengabdian anggota bukan hanya seperadis saja tetapi bisa belajar menjadi seorang pemimpin.

“Jadi mereka bisa belajar, baik secara tim, perencanaan, termasuk kerelawanan terhadap anggota pramuka peduli”. Tuturnya.

Lebih lanjut disampaikan Patra ia sengaja melakukan sosialisasi terhadap anggota pramuka Kwarcab Kepulauan Mentawai, agar nanti ada yang berminat menjadi pramuka peduli.

“kalau menjadi pramuka peduli tidak cukup untuk menkadi pramuka saja, karena pramuka juga sudah ada dasar dharmanya sebenarnya seluruh pramuka bisa melakukan itu, tetapi kalau pramuka pedulikan lebih luas lagi cakupannya, tidak hanya butuh saat bakti sosial, terhadap masyarakat, juga pada saat bencana terjadipun pramuka peduli bisa menanggapi bencana, jadi mereka akan diberikan latihan - latihan khusus dalam hal kebencanaan”. Ungkapnya.

Menjadi pramuka peduli kata Patra butuh orang - orang yang tangguh secara fisik, termasuk izin dari orang tua sangatlah penting dan mental, untuk itu pihaknya nanti akan melakukan penyeleksian kedepan.

Saat ini anggota pramuka yang mengikuti sosialisasi sebanyak 80 orang, yang diikuti ketua Kwarcab Mentawai, perwakilan Kwarda Sumatera Barat, serta pramuka peduli dari Semen Padang. (Suntoro)

0 komentar:

Posting Komentar

Diberdayakan oleh Blogger.

PERISTIWA

PEMBANGUNAN

KESEHATAN

SOSOK